Tim Program Kreativitas Mahasiswa–Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil merealisasikan PelletQ-AI, sebuah sistem produksi pakan ikan yang mengintegrasikan platform web, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan mesin produksi pelet otomatis. Inovasi ini dikembangkan untuk membantu pembudidaya menghasilkan pakan ikan secara mandiri melalui proses formulasi dan produksi yang terintegrasi, sehingga mampu menekan biaya produksi sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi ikan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengembangan PelletQ-AI berangkat dari permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu Budidaya Lele Pak Nanang di Kalurahan Sumbersari, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam usaha budidaya lele, biaya pakan masih menjadi komponen terbesar yang mencapai lebih dari 60–70 persen dari total biaya produksi. Kenaikan harga pakan komersial yang tidak diimbangi dengan peningkatan harga jual ikan menyebabkan keuntungan pembudidaya semakin menurun sehingga ketergantungan terhadap pakan komersial masih sangat tinggi.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “From Tech to Impact: Turning Ideas into Innovation and Impact” pada Jumat (21/8), di Ruang Kuliah E6 Lantai 3 DTETI FT UGM. Kegiatan menghadirkan Fajar Sidik Abdullah Kelana, alumni Teknik Mesin UGM angkatan 2012, Founder dan CTO Banoo Indonesia, serta bagian dari Tim Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia.
Kuliah diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi, S.T., Ph.D., selaku dosen pengampu. Dalam sambutannya, Ataka menyampaikan bahwa kehadiran Fajar Sidik Abdullah Kelana menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari sosok yang memiliki pengalaman lintas bidang, mulai dari dunia keteknikan, riset, kewirausahaan, pendidikan, hingga pelayanan publik. Ataka berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa dengan mengikuti kuliah secara aktif dan menyerap berbagai pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran yang dibagikan Fajar. Tidak hanya mengenai teknologi dan inovasi, tetapi juga tentang bagaimana mengembangkan gagasan, melihat persoalan nyata, membangun kolaborasi, dan membawa ilmu yang diperoleh agar dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali mencatatkan capaian akademik melalui keberhasilan Robin Pranoto, mahasiswa Program Magister Program Studi Teknik Elektro melalui skema Magister by Research (MBR), dalam menyelesaikan studinya dengan fokus pada penelitian yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Robin Pranoto (NIM 25/566803/PTK/16715) merupakan profesional dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) yang menempuh pendidikan Magister Teknik Elektro dengan fokus penelitian pada bidang sistem tenaga listrik. Robin melaksanakan sidang tesis pada 12 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, dengan judul “Studi Lapangan Retrofilling Ester Sintetis pada Transformator 630 kVA: Analisis Kinerja & Karakteristik Penuaan Isolasi.” Dengan fokus pada penelitian, Robin berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya dengan masa studi yang berlangsung sedikit lebih dari dua semester. Penelitian tersebut mengangkat studi lapangan mengenai retrofilling ester sintetis pada transformator 630 kVA, dengan fokus pada analisis kinerja serta karakteristik penuaan isolasi. Topik ini memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri, khususnya dalam mendukung keandalan dan pengelolaan aset sistem tenaga listrik.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menggelar diskusi bersama alumni di Rampstar Kitchen, Slipi, Jakarta, pada Kamis (2/7). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh jajaran pengurus DTETI serta sekitar 20 alumni dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 1994 hingga 2013. Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Gadjah Mada (KATETIGAMA), Indra Nusyirwan, dan turut dihadiri Ketua Umum KATETIGAMA, Lingga Wardhana.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melakukan kunjungan ke GE HealthCare Indonesia pada Kamis (2/7) untuk membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Pertemuan ini menjadi forum diskusi mengenai perkembangan teknologi kesehatan yang semakin mengintegrasikan keahlian di bidang Teknik Elektro, Teknologi Informasi, dan Teknik Biomedis Ketua Departemen, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.E., Ph.D., IPM., SMIEEE., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri merupakan langkah strategis untuk memastikan kurikulum dan proses pembelajaran tetap selaras dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja. Dalam kesempatan tersebut, DTETI memaparkan profil departemen, pengembangan kurikulum, serta program magang industri yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar di dunia profesional.
Dien Muhammad Scientivan Kurniapramono, mahasiswa Teknologi Informasi UGM angkatan 2024, mencatatkan pencapaian membanggakan di kancah blockchain internasional. Dien, yang juga menjabat sebagai Technical Lead UGM Blockchain Club (UGMBCC), berhasil memenangkan dua track sekaligus pada UHI9 Hookathon, ajang puncak dari program inkubasi Uniswap Hook Incubator angkatan ke-9 yang diselenggarakan oleh Atrium Academy.
Tentang Uniswap dan Reactive Network
Uniswap merupakan salah satu protokol decentralized exchange (DEX) terbesar di dunia, tempat pengguna dapat menukar aset digital secara otomatis tanpa perantara. Versi terbarunya, Uniswap v4, memperkenalkan konsep hook, yaitu modul tambahan yang memungkinkan pengembang menyisipkan logika khusus ke dalam setiap pool likuiditas sehingga perilaku pool dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Uniswap Hook Incubator (UHI) adalah program inkubasi yang diselenggarakan oleh Atrium Academy untuk mendampingi pengembang dari seluruh dunia dalam merancang dan membangun hook tersebut, melalui rangkaian workshop yang berujung pada babak hackathon.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam tim An-Tech Jogja berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Design-A-Thon (Proto-A-Thon) BINUS Bekasi yang dilaksanakan pada Kamis (4/6) hingga Jumat (5/6) lalu. Kompetisi ini mengusung format 12-hour live challenge, di mana peserta ditantang untuk merancang dan mempresentasikan solusi inovatif dalam waktu terbatas guna menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat dan industri.
Tim An-Tech Jogja beranggotakan Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022), Ken Bima Satria Gandasasmita (Ilmu Komputer 2023), serta Muhammad Ruhul Jadid dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Kolaborasi lintas disiplin dan lintas perguruan tinggi tersebut berhasil menghasilkan solusi yang dinilai unggul oleh dewan juri.
Alumni Program Studi Teknik Biomedis, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Bellatrix Gracia Antameng, menorehkan capaian membanggakan di tingkat internasional. Sebagai CEO dan Founder PT Orionex Solusi Digital, Bellatrix terpilih menjadi bagian dari delegasi resmi Indonesia pada Startup Grind Global Conference 2026 yang diselenggarakan pada 27–29 April 2026 di Fox Theatre, Redwood City, California, Amerika Serikat.
Startup Grind Global Conference merupakan salah satu konferensi startup terbesar di dunia yang setiap tahunnya mempertemukan para pendiri startup, investor, pelaku industri, dan inovator dari berbagai negara. Pada tahun 2026, konferensi ini dihadiri lebih dari 5.000 peserta, melibatkan lebih dari 400 dana ventura (venture capital), 150 startup pameran, serta 175 sesi konferensi yang membahas perkembangan terbaru dalam ekosistem kewirausahaan dan teknologi global.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Designing Your Skill Stack: The Future is Now” pada Jumat (8/5) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini menghadirkan Rizki Kurniawan, Founder Inipagi sekaligus CHO Fikri Studio, sebagai narasumber. Melalui materi yang disampaikan, Rizki mengajak mahasiswa untuk mulai memikirkan arah pengembangan diri dan kesiapan menghadapi dunia kerja sejak masa perkuliahan. Ia membuka sesi dengan pertanyaan reflektif mengenai rencana mahasiswa setelah lulus dan tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Dalam pemaparannya, Rizki menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan industri membuat satu kemampuan saja tidak lagi cukup untuk bertahan dan berkembang. Ia menyebut bahwa “one skill is a ticking clock”, di mana keterampilan tunggal memiliki risiko cepat tergantikan oleh perubahan zaman dan teknologi.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan kiprahnya di bidang teknologi digital melalui prestasi gemilang dalam ajang Monad Blitz Hackathon 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (25/4) di JNMBloc. Melalui UGM Blockchain Club, mahasiswa UGM berhasil memborong tujuh penghargaan sekaligus, mencakup Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara 5, serta Best Buddies 1, 2, dan 4.
Dominasi ini sebagian besar digerakkan oleh mahasiswa DTETI, khususnya dari Program Studi Teknologi Informasi, yang menjadi kontributor utama dalam berbagai tim pemenang. Capaian tersebut menegaskan kapasitas mahasiswa DTETI dalam pengembangan teknologi blockchain, inovasi digital, serta kolaborasi multidisiplin di tingkat nasional.