Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menggelar diskusi bersama alumni di Rampstar Kitchen, Slipi, Jakarta, pada Kamis (2/7). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh jajaran pengurus DTETI serta sekitar 20 alumni dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 1994 hingga 2013. Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Gadjah Mada (KATETIGAMA), Indra Nusyirwan, dan turut dihadiri Ketua Umum KATETIGAMA, Lingga Wardhana.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melakukan kunjungan ke GE HealthCare Indonesia pada Kamis (2/7) untuk membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Pertemuan ini menjadi forum diskusi mengenai perkembangan teknologi kesehatan yang semakin mengintegrasikan keahlian di bidang Teknik Elektro, Teknologi Informasi, dan Teknik Biomedis Ketua Departemen, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.E., Ph.D., IPM., SMIEEE., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri merupakan langkah strategis untuk memastikan kurikulum dan proses pembelajaran tetap selaras dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja. Dalam kesempatan tersebut, DTETI memaparkan profil departemen, pengembangan kurikulum, serta program magang industri yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar di dunia profesional.
Dien Muhammad Scientivan Kurniapramono, mahasiswa Teknologi Informasi UGM angkatan 2024, mencatatkan pencapaian membanggakan di kancah blockchain internasional. Dien, yang juga menjabat sebagai Technical Lead UGM Blockchain Club (UGMBCC), berhasil memenangkan dua track sekaligus pada UHI9 Hookathon, ajang puncak dari program inkubasi Uniswap Hook Incubator angkatan ke-9 yang diselenggarakan oleh Atrium Academy.
Tentang Uniswap dan Reactive Network
Uniswap merupakan salah satu protokol decentralized exchange (DEX) terbesar di dunia, tempat pengguna dapat menukar aset digital secara otomatis tanpa perantara. Versi terbarunya, Uniswap v4, memperkenalkan konsep hook, yaitu modul tambahan yang memungkinkan pengembang menyisipkan logika khusus ke dalam setiap pool likuiditas sehingga perilaku pool dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Uniswap Hook Incubator (UHI) adalah program inkubasi yang diselenggarakan oleh Atrium Academy untuk mendampingi pengembang dari seluruh dunia dalam merancang dan membangun hook tersebut, melalui rangkaian workshop yang berujung pada babak hackathon.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam tim An-Tech Jogja berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Design-A-Thon (Proto-A-Thon) BINUS Bekasi yang dilaksanakan pada Kamis (4/6) hingga Jumat (5/6) lalu. Kompetisi ini mengusung format 12-hour live challenge, di mana peserta ditantang untuk merancang dan mempresentasikan solusi inovatif dalam waktu terbatas guna menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat dan industri.
Tim An-Tech Jogja beranggotakan Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022), Ken Bima Satria Gandasasmita (Ilmu Komputer 2023), serta Muhammad Ruhul Jadid dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Kolaborasi lintas disiplin dan lintas perguruan tinggi tersebut berhasil menghasilkan solusi yang dinilai unggul oleh dewan juri.
Alumni Program Studi Teknik Biomedis, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Bellatrix Gracia Antameng, menorehkan capaian membanggakan di tingkat internasional. Sebagai CEO dan Founder PT Orionex Solusi Digital, Bellatrix terpilih menjadi bagian dari delegasi resmi Indonesia pada Startup Grind Global Conference 2026 yang diselenggarakan pada 27–29 April 2026 di Fox Theatre, Redwood City, California, Amerika Serikat.
Startup Grind Global Conference merupakan salah satu konferensi startup terbesar di dunia yang setiap tahunnya mempertemukan para pendiri startup, investor, pelaku industri, dan inovator dari berbagai negara. Pada tahun 2026, konferensi ini dihadiri lebih dari 5.000 peserta, melibatkan lebih dari 400 dana ventura (venture capital), 150 startup pameran, serta 175 sesi konferensi yang membahas perkembangan terbaru dalam ekosistem kewirausahaan dan teknologi global.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Designing Your Skill Stack: The Future is Now” pada Jumat (8/5) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini menghadirkan Rizki Kurniawan, Founder Inipagi sekaligus CHO Fikri Studio, sebagai narasumber. Melalui materi yang disampaikan, Rizki mengajak mahasiswa untuk mulai memikirkan arah pengembangan diri dan kesiapan menghadapi dunia kerja sejak masa perkuliahan. Ia membuka sesi dengan pertanyaan reflektif mengenai rencana mahasiswa setelah lulus dan tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Dalam pemaparannya, Rizki menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan industri membuat satu kemampuan saja tidak lagi cukup untuk bertahan dan berkembang. Ia menyebut bahwa “one skill is a ticking clock”, di mana keterampilan tunggal memiliki risiko cepat tergantikan oleh perubahan zaman dan teknologi.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan kiprahnya di bidang teknologi digital melalui prestasi gemilang dalam ajang Monad Blitz Hackathon 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (25/4) di JNMBloc. Melalui UGM Blockchain Club, mahasiswa UGM berhasil memborong tujuh penghargaan sekaligus, mencakup Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara 5, serta Best Buddies 1, 2, dan 4.
Dominasi ini sebagian besar digerakkan oleh mahasiswa DTETI, khususnya dari Program Studi Teknologi Informasi, yang menjadi kontributor utama dalam berbagai tim pemenang. Capaian tersebut menegaskan kapasitas mahasiswa DTETI dalam pengembangan teknologi blockchain, inovasi digital, serta kolaborasi multidisiplin di tingkat nasional.
Badan Semi Otonom (BSO) Magatrika, di bawah naungan Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (KMTETI FT UGM), telah sukses menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri pada hari Jumat (17/4) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi strategis milik PT PLN (Persero), yaitu PT PLN Indonesia Power UBP Semarang (PLTGU Tambak Lorok) dan PT PLN UPT Semarang (GITET Ungaran).
Kunjungan Industri Magatrika 2026 ini diikuti oleh 45 peserta yang merupakan mahasiswa program studi Teknik Elektro angkatan 2023, 2024, dan 2025. Rombongan mahasiswa tersebut turut didampingi oleh dua orang dosen pendamping dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM, yakni Mochammad Wahyudi, S.T., M.T. dan Dr. M. Aidiel Rachman Putra, S.Kom., M.Kom.
Axel Urwawuska Atarubby, mahasiswa program studi Teknologi Informasi UGM angkatan 2024, kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Kali ini, Axel berhasil meraih kemenangan pada Celo Open Track di ajang Synthesis Agentic Hackathon, sebuah kompetisi blockchain berskala global yang diikuti oleh lebih dari 1.500 builder dari 685 proyek dengan total hadiah lebih dari $100.000. Pengumuman pemenang disampaikan melalui akun resmi Celo di X pada Kamis (3/4) lalu.
Axel, yang juga menjabat sebagai Presiden UGM Blockchain Club, berhasil menjadi salah satu dari tiga pemenang Celo Open Track bersama SocialClaw dan Toppa. Celo dan Celo Public Goods menambahkan bounty sebesar $5.000 USDT khusus untuk Open Track ini, di mana proyek-proyek yang membangun di atas blockchain Celo dinilai oleh judging agent milik CeloDevs dari total 91 submission.
Axel Urwawuska Atarubby, mahasiswa program studi Teknologi Informasi UGM angkatan 2024, berhasil meraih juara ketiga (tied 3rd place) pada kategori Best Agent on Celo di ajang Celo Real World Agent Hackathon V2. Hackathon internasional ini diselenggarakan secara daring pada 2-22 Maret 2026 oleh Celo Public Goods, lembaga pendanaan ekosistem dari Celo, sebuah jaringan blockchain Ethereum Layer 2 yang berfokus pada inklusi keuangan dan adopsi dunia nyata. Pengumuman pemenang disampaikan melalui situs resmi CeloPG pada Selasa (25/3) lalu.