Badan Semi Otonom (BSO) Magatrika, di bawah naungan Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (KMTETI FT UGM), telah sukses menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri pada hari Jumat (17/4) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi strategis milik PT PLN (Persero), yaitu PT PLN Indonesia Power UBP Semarang (PLTGU Tambak Lorok) dan PT PLN UPT Semarang (GITET Ungaran).
Kunjungan Industri Magatrika 2026 ini diikuti oleh 45 peserta yang merupakan mahasiswa program studi Teknik Elektro angkatan 2023, 2024, dan 2025. Rombongan mahasiswa tersebut turut didampingi oleh dua orang dosen pendamping dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM, yakni Mochammad Wahyudi, S.T., M.T. dan Dr. M. Aidiel Rachman Putra, S.Kom., M.Kom.
Mengusung tema “Bridging the Gap: Transforming Theory into Powerful Reality” , kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani jarak antara dunia akademik dan praktik lapangan. Mahasiswa diberikan fasilitas untuk melihat langsung ekosistem kerja profesional dan penerapan teknologi power system di industri ketenagalistrikan, sehingga dapat melengkapi pemahaman teoretis yang selama ini didapatkan di ruang kelas.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pagi hari dengan titik kumpul di Tugu Teknik FT UGM. Setibanya di destinasi pertama, PLTGU Tambak Lorok, rombongan disambut oleh pihak manajemen dan mendapatkan pemaparan materi mengenai profil industri serta teknologi combined cycle yang menggabungkan turbin gas dan turbin uap untuk menghasilkan listrik. Setelah sesi diskusi dan tanya jawab, mahasiswa diarahkan untuk melakukan peninjauan ke lapangan (site visit) dengan mematuhi standar keselamatan kerja secara ketat, termasuk penggunaan safety helmet dan safety shoes.
Pada siang harinya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju destinasi kedua, yakni GITET Ungaran. Di fasilitas ini, mahasiswa mempelajari secara langsung sistem penyaluran dan pengaturan energi listrik bertegangan ekstra tinggi, yakni 500 kV, yang memegang peranan vital dalam sistem interkoneksi kelistrikan Jawa-Bali. Rangkaian acara berjalan dengan sangat lancar dan interaktif, di mana para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi pemaparan maupun tinjauan lapangan.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan ini, Mochammad Wahyudi, S.T., M.T. selaku dosen pendamping menyampaikan apresiasinya. “Kunjungan industri ini merupakan langkah yang sangat esensial bagi calon insinyur. Melihat langsung infrastruktur berskala masif seperti PLTGU dan GITET memberikan wawasan praktis yang tidak bisa didapatkan hanya dari buku teks. Hal ini tentu akan mematangkan kompetensi mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia kerja yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Kunjungan Industri 2026, Muhammad Basel Fawaz Sigit, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini dapat berjalan dengan sangat lancar. Saya pribadi sangat senang dan bangga melihat tingginya antusiasme dari para peserta, yang mana merupakan staf aktif terpilih BSO Magatrika 2026. Mengingat Kunjungan Industri ini adalah agenda perdana sekaligus menjadi semacam ajang first gathering bagi kepengurusan Magatrika 2026, kekompakan dan semangat yang ditunjukkan sungguh luar biasa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Basel menyampaikan harapannya untuk kepengurusan ke depan. “Kami sangat berharap antusiasme dan semangat positif ini akan terus menyala dan berlanjut demi kebaikan Magatrika 2026. Semoga hal ini juga menjadi langkah awal yang baik untuk terus mendukung pengembangan kompetensi para staf pada kegiatan-kegiatan kami selanjutnya, yang tentunya tidak akan kalah menarik,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan penyerahan plakat dari pihak Magatrika FT UGM kepada perwakilan perusahaan, sebelum akhirnya rombongan kembali dan tiba dengan selamat di Yogyakarta pada malam harinya. (Muhammad Basel Fawaz Sigit/RAS)