Alumni Program Studi Teknik Biomedis, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Bellatrix Gracia Antameng, menorehkan capaian membanggakan di tingkat internasional. Sebagai CEO dan Founder PT Orionex Solusi Digital, Bellatrix terpilih menjadi bagian dari delegasi resmi Indonesia pada Startup Grind Global Conference 2026 yang diselenggarakan pada 27–29 April 2026 di Fox Theatre, Redwood City, California, Amerika Serikat.
Startup Grind Global Conference merupakan salah satu konferensi startup terbesar di dunia yang setiap tahunnya mempertemukan para pendiri startup, investor, pelaku industri, dan inovator dari berbagai negara. Pada tahun 2026, konferensi ini dihadiri lebih dari 5.000 peserta, melibatkan lebih dari 400 dana ventura (venture capital), 150 startup pameran, serta 175 sesi konferensi yang membahas perkembangan terbaru dalam ekosistem kewirausahaan dan teknologi global.
Bellatrix hadir mewakili PT Orionex Solusi Digital sebagai bagian dari Overseas Program Pertamuda, program yang diberikan kepada para pemenang TOP 3 Pertamuda Seed & Scale 2025. Dalam ajang ini, ia menjadi satu-satunya perwakilan Universitas Gadjah Mada yang memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung dalam salah satu forum startup paling bergengsi di dunia.
Selama konferensi berlangsung, Bellatrix berperan sebagai official delegation, attendee, sekaligus bagian dari exhibiting startup melalui jalur Pertamuda. Salah satu capaian penting yang diraih adalah kesempatan tampil pada sesi One Minute Pitching (Quick Fire Pitch) di hadapan investor global. Melalui sesi tersebut, Bellatrix memperkenalkan inovasi yang dikembangkan oleh Orionex kepada berbagai pemangku kepentingan internasional dan membuka peluang kolaborasi lintas negara.
Partisipasi dalam sesi pitching ini menjadi momentum strategis bagi startup Indonesia untuk menunjukkan kapasitas inovasi yang dimiliki di tingkat global. Ketertarikan terhadap solusi yang dipresentasikan juga datang dari sejumlah pelaku industri dan investor internasional, termasuk perwakilan lembaga investasi yang hadir dalam konferensi tersebut.
Selain mengikuti rangkaian konferensi, Bellatrix bersama delegasi Indonesia juga melakukan diskusi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di San Francisco. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang pengembangan startup Indonesia di pasar global, mulai dari penguatan jejaring internasional, akses kolaborasi lintas negara, hingga dukungan diplomatik bagi perusahaan rintisan yang ingin melakukan ekspansi internasional.
Melalui partisipasi ini, Bellatrix memperoleh berbagai wawasan mengenai standar global dalam membangun dan mengembangkan startup teknologi, sekaligus memperluas jaringan profesional dengan investor, ecosystem builder, dan calon mitra strategis dari berbagai negara. Relasi yang terbangun selama konferensi diharapkan dapat mendukung percepatan pertumbuhan PT Orionex Solusi Digital serta membuka peluang kolaborasi internasional di masa mendatang.
Keikutsertaan Bellatrix dalam Startup Grind Global Conference 2026 menunjukkan bagaimana alumni DTETI UGM mampu berkiprah dalam ekosistem inovasi global dan membawa nama Indonesia ke panggung kewirausahaan teknologi internasional. Capaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni untuk terus mengembangkan inovasi yang berdampak serta berdaya saing di tingkat dunia.
Sebagai bagian dari Overseas Program Pertamuda, seluruh kebutuhan partisipasi Bellatrix dalam konferensi ini didukung penuh oleh PT Pertamina (Persero), meliputi tiket perjalanan, akomodasi, biaya partisipasi konferensi, serta akses sebagai delegasi resmi, startup exhibitor, dan peserta sesi pitching investor. (RAS)
