• Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik
  • Webmail
  • Pusat TI
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Depan
  • Profil
    • Sejarah DTETI
    • Visi Misi Tujuan
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
  • Program Studi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
    • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
    • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
    • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
    • International Undergraduate Program
  • Penelitian
    • Grup Penelitian
    • Laboratorium Penelitian
  • Evaluasi Diri
    • Evaluasi Diri
    • Hasil Survei Layanan DTETI
    • Hasil Survei Layanan FT
  • Fasilitas
    • Sumber Daya dan Sistem Informasi
    • Layanan Kesehatan
    • Perpustakaan
    • Denah Ruangan
  • IUP
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Internasional dengan Proyek yang Dibangun Sepenuhnya oleh AI Agent

Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Internasional dengan Proyek yang Dibangun Sepenuhnya oleh AI Agent

  • Berita, Prestasi
  • 27 April 2026, 07.49
  • Oleh: Rasya Swarnasta
  • 0

Axel Urwawuska Atarubby, mahasiswa program studi Teknologi Informasi UGM angkatan 2024, berhasil meraih juara ketiga (tied 3rd place) pada kategori Best Agent on Celo di ajang Celo Real World Agent Hackathon V2. Hackathon internasional ini diselenggarakan secara daring pada 2-22 Maret 2026 oleh Celo Public Goods, lembaga pendanaan ekosistem dari Celo, sebuah jaringan blockchain Ethereum Layer 2 yang berfokus pada inklusi keuangan dan adopsi dunia nyata. Pengumuman pemenang disampaikan melalui situs resmi CeloPG pada Selasa (25/3) lalu.

Axel, yang juga menjabat sebagai Presiden UGM Blockchain Club, bersaing dengan 69 tim dari berbagai negara dan berhasil menembus jajaran pemenang dengan proyeknya, AgentHands.

Proyek AgentHands

AgentHands adalah sebuah marketplace terdesentralisasi di mana agen kecerdasan buatan (AI agent) dapat mempekerjakan manusia untuk menyelesaikan tugas-tugas di dunia nyata.

Konsep ini membalik paradigma konvensional: alih-alih manusia yang menggunakan AI sebagai alat, di AgentHands justru AI agent yang mem-posting pekerjaan, sementara manusia yang terverifikasi melalui Self Protocol (pembuktian identitas berbasis Zero-Knowledge Proof) dapat melamar, menyelesaikan tugas, dan menerima pembayaran secara otomatis melalui blockchain Celo.

Landing Page AgentHands
App AgentHands

Beberapa contoh kasus penggunaan AgentHands meliputi pengambilan bahan kebutuhan sehari-hari, perbaikan perangkat server, hingga pengiriman paket. Seluruh proses pembayaran diselesaikan secara onchain, menjamin transparansi dan keamanan bagi kedua belah pihak.

Dikembangkan Sepenuhnya oleh AI Agent dalam 11 Jam

Yang menjadikan pencapaian ini semakin istimewa adalah fakta bahwa seluruh proyek AgentHands dikerjakan sepenuhnya secara otonom oleh sebuah AI agent yang dijalankan Axel melalui platform OpenClaw. AI agent tersebut menggunakan model Claude Opus 4.6 yang dikembangkan oleh Anthropic sebagai dasar kecerdasannya.

Dalam waktu kurang lebih 11 jam, AI agent tersebut secara mandiri menyelesaikan seluruh komponen proyek: menulis smart contract dalam bahasa Solidity, men-deploy kontrak ke jaringan blockchain Celo, membangun antarmuka frontend lengkap menggunakan Next.js, merancang landing page terpisah, menyusun pitch deck, menulis naskah video, me-render demo video menggunakan Remotion, menghasilkan narasi suara (voiceover) dengan ElevenLabs, hingga mengunggah seluruh kode ke GitHub.

Kontribusi Axel dalam proses ini terbatas pada pemberian arahan (prompt) kepada AI agent serta mengunggah demo video ke YouTube dan pitch deck ke DocSend. Pencapaian ini mendemonstrasikan potensi luar biasa dari AI agent otonom dalam menghasilkan produk teknologi berkualitas kompetisi, sekaligus membuktikan bahwa satu individu dengan agent yang tepat dapat menghasilkan output yang sebelumnya membutuhkan tim beranggotakan lima orang.

Celo dan Ekosistem Blockchain

Celo adalah jaringan blockchain Ethereum Layer 2 yang dirancang untuk adopsi dunia nyata berskala global. Jaringan ini memproses lebih dari 700.000 transaksi aktif harian, mendukung pembayaran stablecoin di pasar negara berkembang melalui MiniPay (dompet stablecoin milik Opera dengan lebih dari 14 juta pengguna), dan telah menjadi salah satu rantai yang paling banyak digunakan di dunia. Celo Real World Agent Hackathon V2 merupakan kompetisi yang menantang para pengembang global untuk membangun agen onchain dengan utilitas dunia nyata di ekosistem Celo.

Keberhasilan Axel dalam kompetisi ini, khususnya dengan pendekatan inovatif menggunakan AI agent otonom, menunjukkan bagaimana mahasiswa Indonesia mampu memanfaatkan teknologi mutakhir untuk bersaing di panggung global. Sebagai Presiden UGM Blockchain Club, Axel diharapkan dapat terus menginspirasi pengembangan ilmu dan aplikasi teknologi blockchain serta kecerdasan buatan di lingkungan akademik UGM. (Axel Urwawuska Atarubby/RAS)

Tags: Fakultas Teknik UGM IKU IKU 2: Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDGs

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pencarian

Berita Terkini

  • Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Internasional dengan Proyek yang Dibangun Sepenuhnya oleh AI Agent
    April 27, 2026
  • DTETI UGM Gelar Sosialisasi dan Pelatihan PLTS bagi Warga Terban
    April 15, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Raih Medali Perak pada IMC 2024 di Bulgaria
    April 14, 2026
  • Tim GamaXnergy DTETI UGM Raih Juara 1 FertInnovation Challenge 2025
    April 13, 2026
  • Tim Mahasiswa DTETI UGM Raih Medali Perunggu di ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2025
    April 10, 2026
  • eKarsa: Inovasi Kendaraan Listrik UGM untuk Mobilitas Ramah Lingkungan di Rumah Sakit
    April 2, 2026
  • Aishah Prastowo Bagikan Perspektif STEAM Education kepada Mahasiswa DTETI UGM
    March 16, 2026
  • Borong Juara 1, Best Speaker, dan Best Presentation dalam REVOGY 2026 Business Case Competition
    March 13, 2026
  • Kembangkan Model Prediksi Pasar Finansial, Juara I Data Science Nasional
    March 12, 2026
  • Dr. Cüneyt Süheyl Özveren dari University of Dundee Berikan Kuliah Umum tentang Sistem Energi di DTETI FT UGM
    March 12, 2026
  • Tim Mahasiswa Raih Best Presentation di Hackathon Arkavidia 10.0
    March 9, 2026
  • Alumni DTETI UGM Berbagi Pengalaman tentang Perencanaan dan Resiliensi dalam Studium Generale
    March 6, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Pelajari Self-Regulation dan Resiliensi dalam Studium Generale
    March 5, 2026
  • Romain Boinet (Magister Teknologi Informasi dari Prancis)
    March 4, 2026
  • Habibatou Macalou (Magister Teknologi Informasi dari Prancis)
    March 4, 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM Yogyakarta, 55281
teti@ugm.ac.id
+62 (274) 552305
+62 (274) 552305

Program Studi

  • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
  • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
  • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
  • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
  • International Undergraduate Program

Akademi dan Training

  • Cisco Networking Academy
  • Microsoft Inovation Center
  • Schneider Training Center

Kemahasiswaan & Alumni

  • KMTETI
  • KATETIGAMA

Media Sosial

  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook

© Universitas Gadjah Mada

KMTETIKATETIGAMA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY