Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (06/03) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Systematic Planning and Resilience.” Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Ibnu Fadhl Bagus Basuki, S.T., MBA, CFP, Komisaris PT Koiren Teknik Indonesia yang juga merupakan alumnus DTETI angkatan 2010. Dalam kuliah umum tersebut, Ibnu Fadhl Bagus Basuki berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya setelah lulus dari DTETI UGM serta pandangannya tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam mencapai tujuan hidup dan profesional. Sebagai alumni yang kini aktif di berbagai bidang industri dan kewirausahaan, ia mendorong mahasiswa untuk mulai memikirkan arah karier sejak dini serta mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mencapainya.
Berita
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (27/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Engineering the Mind 5.0: Building Self-Regulation, Healthy Relationships, and Resilience for Future Engineers.” Kegiatan ini menghadirkan Dina Wahida, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang merupakan psikolog di Fakultas Teknik UGM.
Dalam pemaparannya, Dina Wahida menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting bagi mahasiswa, terutama di lingkungan pendidikan yang menuntut kemampuan akademik sekaligus kemampuan beradaptasi. Ia menyampaikan bahwa secara global satu dari tujuh remaja usia 10–19 tahun mengalami masalah kesehatan mental, sementara di Indonesia sekitar satu dari tiga remaja dilaporkan mengalami masalah kesehatan mental dalam satu tahun terakhir. Lebih lanjut, Dina menekankan pentingnya kemampuan self-regulation atau pengelolaan diri sebagai sistem kontrol internal yang melibatkan pikiran, emosi, dan perilaku. Kemampuan ini membantu individu mengenali emosi, mengelola respons terhadap stres, serta mengambil keputusan yang lebih adaptif dalam menghadapi berbagai situasi. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan kesadaran emosi (emotional awareness), melakukan cognitive reframing untuk mengubah pola pikir negatif, mengatur respons stres, serta memberi jeda sebelum merespons suatu situasi.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menggelar Studium Generale pada Jumat (20/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kedua semester ini, tema yang diangkat adalah “Digital Forensik dan Kariernya di Era Digital”. Sebagai narasumber dalam kesempatan ini adalah Josua M. Sinambela, M.Eng., CEO PT Analis Forensik Digital sekaligus alumnus DTETI angkatan 2000. Dalam pemaparannya, Josua menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat membawa konsekuensi munculnya berbagai modus kejahatan baru di ruang digital. Di sinilah peran digital forensik menjadi krusial, yakni untuk menelusuri, menganalisis, dan memastikan keabsahan bukti digital agar dapat digunakan dalam proses hukum.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (13/02) bertempat di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini mengangkat tema “Work–Life Balance is a Marathon: Seni Menjaga Pace Agar Tidak Burnout”. Studium generale merupakan mata kuliah wajib di DTETI yang bertujuan untuk memberikan wawasan di luar ilmu keteknikan serta meningkatkan soft skills mahasiswa. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa dibekali perspektif praktis dengan menghadirkan praktisi profesional dari luar kampus yang berbagi pengalaman nyata terkait dunia kerja, pengembangan karier, dan kehidupan profesional. Kegiatan ini menjadi pertemuan pertama dari rangkaian kuliah Studium Generale semester ini dan diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa DTETI, dengan mayoritas peserta berasal dari angkatan 2022. Peserta terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Elektro (S1), Teknik Biomedis (S1), dan Teknologi Informasi (S1).
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Tantangan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan untuk Mendukung Transisi Energi dan Net Zero Emission” pada Kamis (29/1) pukul 09.30–12.00 WIB, bertempat di Meeting Room 1 Lantai 3 Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM. Kuliah diikuti oleh sekitar 100 peserta dari mahasiswa dan sivitas akademika DTETI UGM maupun dari luar DTETI.
Dr. Ir. Suroso Isnandar yang saat ini menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek & Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) hadir sebagai narasumber utama dalam agenda tersebut. Dalam paparannya, Dr. Suroso membahas peran strategis PLN sebagai tulang punggung sistem ketenagalistrikan nasional dalam mengawal transisi energi sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi lebih dari 96 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan, menyoroti arah pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan nasional melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan sekitar 76% berasal dari energi baru terbarukan (EBT) termasuk nuklir dan sistem penyimpanan energi. Selain itu, direncanakan pembangunan jaringan transmisi hingga puluhan ribu kilometer serta penguatan gardu induk guna mendukung integrasi pembangkit EBT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Wahri Sunanda, menjalani ujian tertutup promosi doktor pada Kamis (29/1) pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruang Multifunction 1, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) Lantai 3, FT UGM.
Ujian tertutup disertasi ini dipimpin oleh Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE. selaku Ketua Penguji, serta dihadiri Prof. Dr. Eng. Ir. F. Danang Wijaya, S.T., M.T., IPM. selaku Ketua Program Studi Doktor Teknik Elektro. Sebagai promotor adalah Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., Prof. Dr. Ir. Sasongko Pramono H, DEA., IPU., dan Dr. Ir. M. Isnaeni BS, M.T. Adapun tim dosen penguji meliputi Ir. Lesnanto Multa Putranto, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE., Husni Rois Ali, S.T., M.Eng., Ph.D., DIC., SMIEEE., Dr.-Ing. Ir. Yohan Fajar Sidik, S.T., M.Eng., serta Dr. Ir. Suroso Isnandar, S.T., M.Sc., IPU, ASEAN Eng., QRMP, QCRO, QRGP., Direktur Manajemen Proyek & Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero). Kehadiran Dr. Suroso sebagai penguji dari kalangan praktisi industri di luar kampus turut memberikan perspektif profesional dan kebutuhan riil sektor ketenagalistrikan nasional, sehingga proses pengujian tidak hanya menilai kontribusi akademik, tetapi juga relevansi implementatif hasil riset terhadap dunia industri.
Mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Erwin Setyo Nugroho, menjalani ujian tertutup disertasi pada Kamis (22/1).
Ujian disertasi tersebut dipimpin oleh Lesnanto Multa Putranto, M.Eng., Ph.D. sebagai Ketua Penguji, dengan Prof. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Promotor dan Dr.Eng. Igi Ardiyanto, S.T., M.Eng. sebagai Co-Promotor. Tim penguji turut melibatkan Dr.Eng. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng., Dr. Ir. Rudy Hartanto, M.T., Dr. Ahmad Nasikun, M.Sc., Prof. Dr. Eng. Fransisco Danang Wijaya, S.T., M.T., serta Dr. Esa Prakasa, M.T. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai anggota penguji.
Gerzon Jokomen Maulany, mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, menjalani ujian tertutup disertasi pada Rabu (21/1) pukul 13.00 WIB. Ujian disertasi tersebut dihadiri tim penguji lintas keahlian dari UGM serta Universitas Indonesia.
Ujian tertutup disertasi ini dipimpin oleh Prof. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku ketua penguji, dengan Prof. Ir. Paulus Insap Santosa, M.Sc., Ph.D. sebagai promotor dan Dr. Indriana Hidayah, S.T., M.T. sebagai ko-promotor. Tim penguji juga melibatkan akademisi dari berbagai bidang untuk memastikan kualitas ilmiah dan relevansi praktis dari penelitian yang dilakukan, melalui anggota penguji di antaranya Adhistya Erna Permanasari, S.T., M.T., Ph.D., Teguh Bharata Adji, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Eng. Silmi Fauziati, S.T., M.T., Prof. Dr. Eng. Fransisco Danang Wijaya, S.T., M.T., serta anggota penguji eksternal Prof. Harry Budi Santoso, Ph.D. dari Universitas Indonesia.
Pelepasan Wisudawan Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada diselenggarakan pada Selasa (20/01) di Auditorium Prof. Roosseno Lantai 3, Gedung SGLC Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momen pelepasan resmi bagi para wisudawan program magister dan doktor yang telah menyelesaikan studi serta siap melanjutkan kontribusi akademik dan profesional di berbagai bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Lingga Wardana, ST., IPM., MBA., ASEAN Eng., APEC Eng, alumni Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) UGM, hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para wisudawan pascasarjana. Lingga merupakan Ketua Keluarga Alumni DTETI UGM (Katetigama) sekaligus Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Teknisi Digital Indonesia (LSP TDI).
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen DTETI FT UGM sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM diundang sebagai salah satu peserta dalam Indonesia–Japan Workshop on New Energy and Industrial Technology pada Selasa (6/1) lalu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, bekerja sama dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang, sebagai forum pertukaran pengetahuan dan penguatan kolaborasi riset serta pengembangan teknologi energi baru dan industri berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang.