Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Distinguished Lecturer dengan menghadirkan Prof. Hossam A. Gabbar, Ph.D., P.Eng., pakar sistem energi cerdas dari Ontario Tech University, Kanada pada Jumat (24/4). Kegiatan yang berlangsung di Ruang S110 DTETI FT UGM ini dibuka oleh Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., selaku Koordinator KBK Sistem Energi listrik Cerdas Berkelanjutan DTETI FT UGM. Dalam sambutannya, Prof. Sarjiya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional serta mendorong pertukaran ilmu pengetahuan di bidang energi.

Prof. Sarjiya juga menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Hossam memberikan kontribusi penting bagi pengembangan akademik di Fakultas Teknik UGM. Selain itu, beliau menambahkan bahwa Prof. Hossam saat ini juga telah berkontribusi sebagai adjunct professor di lingkungan Fakultas Teknik UGM, sehingga membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan yang lebih luas ke depan. Mengangkat topik “Resilient Nuclear-Renewable Hybrid Energy Systems and Digital Twin for SMR Deployments”, kuliah ini membahas perkembangan teknologi integrasi energi nuklir dan energi terbarukan sebagai solusi menuju sistem energi yang tangguh dan berkelanjutan. Kegiatan ini turut didukung oleh IEEE Indonesia Section dan IEEE Nuclear and Plasma Sciences Society (NPSS).
Dalam paparannya, Prof. Hossam menjelaskan konsep sistem energi hibrida yang menggabungkan berbagai sumber energi seperti nuklir, surya, dan angin dalam satu sistem terintegrasi. Pendekatan ini memungkinkan peningkatan keandalan dan efisiensi sistem energi, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon. Selain itu, diperkenalkan pula konsep digital twin, yaitu teknologi pemodelan digital yang memungkinkan simulasi dan pemantauan sistem energi secara real-time untuk meningkatkan performa operasional dan pengambilan keputusan berbasis data. Materi kuliah juga mencakup topik smart energy grids, pengembangan microgrid, integrasi small modular reactors (SMR), serta pemanfaatan kecerdasan buatan dan optimasi dalam sistem energi modern. Berbagai aspek teknis dan ekonomi dari implementasi sistem energi hibrida juga dibahas secara komprehensif .

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen, ditandai dengan diskusi interaktif yang berlangsung aktif sepanjang sesi. Para peserta menunjukkan minat besar terhadap pengembangan teknologi energi masa depan, khususnya dalam integrasi energi terbarukan dan sistem energi cerdas. Melalui kegiatan ini, DTETI FT UGM berharap dapat terus memperkuat jejaring internasional serta mendorong inovasi dan kolaborasi riset di bidang energi berkelanjutan. (EFJ)