• Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik
  • Webmail
  • Pusat TI
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Depan
  • Profil
    • Sejarah DTETI
    • Visi Misi Tujuan
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
  • Program Studi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
    • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
    • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
    • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
    • International Undergraduate Program
  • Penelitian
    • Grup Penelitian
    • Laboratorium Penelitian
  • Evaluasi Diri
    • Evaluasi Diri
    • Hasil Survei Layanan DTETI
    • Hasil Survei Layanan FT
  • Fasilitas
    • Sumber Daya dan Sistem Informasi
    • Layanan Kesehatan
    • Perpustakaan
    • Denah Ruangan
  • IUP
  • Beranda
  • Berita
  • eKarsa: Inovasi Kendaraan Listrik UGM untuk Mobilitas Ramah Lingkungan di Rumah Sakit

eKarsa: Inovasi Kendaraan Listrik UGM untuk Mobilitas Ramah Lingkungan di Rumah Sakit

  • Berita
  • 2 April 2026, 01.46
  • Oleh: Rasya Swarnasta
  • 0

Inovasi kendaraan listrik terus dikembangkan oleh para peneliti di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Salah satu terobosan terbaru hadir melalui pengembangan kendaraan listrik bernama eKarsa, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di lingkungan rumah sakit, khususnya di kawasan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.

Pengembangan eKarsa diprakarsai oleh Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM sebagai respons atas kebutuhan nyata di lapangan, terutama untuk mendukung mobilitas pasien, tenaga kesehatan, dan pengunjung dari area parkir menuju gedung utama rumah sakit.

Kepala DTETI FT UGM, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE., menjelaskan bahwa eKarsa dikembangkan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar tiga bulan sejak Januari hingga Maret 2026. “Permintaan dari RSA cukup spesifik dan menantang, namun berkat pengalaman tim serta kolaborasi dengan mitra industri, kendaraan ini berhasil diwujudkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Secara teknis, eKarsa dirancang sebagai kendaraan listrik kawasan terbatas dengan kapasitas hingga delapan penumpang. Kendaraan ini menggunakan baterai lithium ferro phosphate (LFP) dan sistem pengendali motor yang dikembangkan secara mandiri oleh tim UGM. Waktu pengisian daya yang relatif singkat, sekitar tiga jam, menjadi salah satu keunggulan yang mendukung operasional harian di lingkungan rumah sakit.

Dari sisi desain, eKarsa mengedepankan aspek repairability dan durability dengan memanfaatkan komponen otomotif lokal serta komponen komersial yang mudah diperoleh, seperti ban dan suspensi. Sistem elektronik juga dirancang secara lokal, didukung penggunaan baterai LFP produksi dalam negeri serta karoseri yang dikembangkan bersama industri di wilayah DIY dan Solo, sehingga memudahkan perawatan sekaligus memperkuat rantai pasok domestik.

Selain itu, aspek keamanan dan kenyamanan juga menjadi perhatian utama dalam desain eKarsa. Kendaraan ini dirancang tanpa sudut tajam, menggunakan komponen standar untuk memudahkan perawatan, serta mengutamakan ergonomi dan kemudahan penggunaan.

Ketua Tim Mobil Listrik eKarsa, Ir. Eka Firmansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., bersama tim lintas disiplin yang melibatkan DTETI, DTMI, serta fakultas lain di UGM, mengembangkan kendaraan ini dengan menggandeng mitra industri PT Inamas Sintesis Teknologi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mendorong proses hilirisasi riset dari kampus ke dunia industri.

Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa eKarsa merupakan kelanjutan dari pengembangan kendaraan listrik sebelumnya di FT UGM, seperti GATe (Gadjah Mada Airport Transporter). Ia menekankan bahwa inovasi ini menunjukkan kemampuan peneliti UGM dalam melakukan kustomisasi teknologi sesuai kebutuhan spesifik pengguna.

Nama eKarsa sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam. Selain merupakan akronim dari “kendaraan elektrik RSA”, kata “karsa” dalam filosofi Jawa merujuk pada kehendak luhur yang lahir dari perpaduan cipta dan rasa, yang kemudian diwujudkan dalam tindakan nyata. Hal ini mencerminkan semangat DTETI UGM untuk tidak hanya berhenti pada riset, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.

Peluncuran eKarsa yang mulai dioperasikan di RSA UGM pada Kamis (2/4) lalu menjadi langkah nyata dalam mendorong hilirisasi teknologi. Ke depan, diharapkan pengembangan ini dapat berlanjut ke tahap produksi yang lebih luas, dengan dukungan industri, sehingga mampu menciptakan ekosistem kendaraan listrik nasional yang berkelanjutan. (RAS)

Pengujian di UGM
Tags: Fakultas Teknik UGM SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pencarian

Berita Terkini

  • Mahasiswa DTETI UGM Raih Medali Perak pada IMC 2024 di Bulgaria
    April 14, 2026
  • Tim Mahasiswa DTETI UGM Raih Medali Perunggu di ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2025
    April 10, 2026
  • eKarsa: Inovasi Kendaraan Listrik UGM untuk Mobilitas Ramah Lingkungan di Rumah Sakit
    April 2, 2026
  • Aishah Prastowo Bagikan Perspektif STEAM Education kepada Mahasiswa DTETI UGM
    March 16, 2026
  • Borong Juara 1, Best Speaker, dan Best Presentation dalam REVOGY 2026 Business Case Competition
    March 13, 2026
  • Kembangkan Model Prediksi Pasar Finansial, Juara I Data Science Nasional
    March 12, 2026
  • Dr. Cüneyt Süheyl Özveren dari University of Dundee Berikan Kuliah Umum tentang Sistem Energi di DTETI FT UGM
    March 12, 2026
  • Tim Mahasiswa Raih Best Presentation di Hackathon Arkavidia 10.0
    March 9, 2026
  • Alumni DTETI UGM Berbagi Pengalaman tentang Perencanaan dan Resiliensi dalam Studium Generale
    March 6, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Pelajari Self-Regulation dan Resiliensi dalam Studium Generale
    March 5, 2026
  • Romain Boinet (Magister Teknologi Informasi dari Prancis)
    March 4, 2026
  • Habibatou Macalou (Magister Teknologi Informasi dari Prancis)
    March 4, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Pelajari Digital Forensik dan Prospek Karier
    February 25, 2026
  • DTETI UGM Bekali Mahasiswa Perspektif Nonteknis Lewat Studium Generale
    February 18, 2026
  • DTETI FT UGM Gelar Kuliah Umum Bahas Kesiapan Infrastruktur Ketenagalistrikan Menuju Net Zero Emission
    February 2, 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM Yogyakarta, 55281
teti@ugm.ac.id
+62 (274) 552305
+62 (274) 552305

Program Studi

  • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
  • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
  • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
  • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
  • International Undergraduate Program

Akademi dan Training

  • Cisco Networking Academy
  • Microsoft Inovation Center
  • Schneider Training Center

Kemahasiswaan & Alumni

  • KMTETI
  • KATETIGAMA

Media Sosial

  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook

© Universitas Gadjah Mada

KMTETIKATETIGAMA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY