Tiga mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Jonatan Riverino Nugroho (Teknik Elektro angkatan 2022), Alphonsus Aditya Putera Wahyudi (Teknik Biomedis angkatan 2022), dan Adji Pangestu (Teknik Elektro angkatan 2022) mengikuti pelatihan Netherlands–Southeast Asia Semiconductor Talent Programme 2026: Building Semiconductor Talent Capabilities for Southeast Asia’s Advanced Manufacturing Sector. Program ini diselenggarakan oleh Nuffic, sebuah organisasi asal Belanda yang bergerak dalam bidang pendidikan internasional.
IKU 2: Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), turut berkontribusi dalam pengembangan sistem monitoring alat penyerap karbon dioksida dan pemurni udara berbasis fotobioreaktor mikroalga yang dikembangkan oleh PT Algaepark Indonesia Mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada 2–3 Februari 2026 di Plant Semen Merah Putih, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D., dosen DTETI FT UGM, berperan sebagai tenaga ahli bidang Internet of Things (IoT) dalam pengembangan dan pengujian sistem monitoring di lapangan. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa DTETI FT UGM, yaitu Alfian Daffa Baihaqi (25/570509/PTK/16981), mahasiswa Program Magister Teknik Elektro (MTE); Alfian Lazuardi Kalani (23/518890/TK/57187) dan Keyza Lubna Sitanggang (23/518423/TK/57070), mahasiswa Program Sarjana Teknik Biomedis (TB). Keterlibatan dosen dan mahasiswa merupakan bagian dari pengabdian kepada mitra sekaligus penerapan ilmu dan keterampilan dalam pengembangan teknologi IoT untuk mendukung pemantauan kinerja fotobioreaktor secara terintegrasi.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim Bento Bytes yang diketuai oleh Adji Dharmawan Indrianto, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2022, berhasil meraih Juara 3 dalam Data Science Competition – Informatics Festival (IN-FEST) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Semarang.
Kompetisi yang berlangsung pada 11 Mei hingga 1 Juli 2026 ini merupakan ajang tingkat nasional yang mengusung tema “Data-Driven Solution untuk Permasalahan Nyata”. IN-FEST 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dalam bidang data science melalui penerapan teknik machine learning maupun deep learning berbasis Python guna menghasilkan informasi strategis yang dapat mendukung pengambilan keputusan.

Dien Muhammad Scientivan Kurniapramono, mahasiswa Teknologi Informasi UGM angkatan 2024, mencatatkan pencapaian membanggakan di kancah blockchain internasional. Dien, yang juga menjabat sebagai Technical Lead UGM Blockchain Club (UGMBCC), berhasil memenangkan dua track sekaligus pada UHI9 Hookathon, ajang puncak dari program inkubasi Uniswap Hook Incubator angkatan ke-9 yang diselenggarakan oleh Atrium Academy.
Tentang Uniswap dan Reactive Network
Uniswap merupakan salah satu protokol decentralized exchange (DEX) terbesar di dunia, tempat pengguna dapat menukar aset digital secara otomatis tanpa perantara. Versi terbarunya, Uniswap v4, memperkenalkan konsep hook, yaitu modul tambahan yang memungkinkan pengembang menyisipkan logika khusus ke dalam setiap pool likuiditas sehingga perilaku pool dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Uniswap Hook Incubator (UHI) adalah program inkubasi yang diselenggarakan oleh Atrium Academy untuk mendampingi pengembang dari seluruh dunia dalam merancang dan membangun hook tersebut, melalui rangkaian workshop yang berujung pada babak hackathon.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam tim An-Tech Jogja berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Design-A-Thon (Proto-A-Thon) BINUS Bekasi yang dilaksanakan pada Kamis (4/6) hingga Jumat (5/6) lalu. Kompetisi ini mengusung format 12-hour live challenge, di mana peserta ditantang untuk merancang dan mempresentasikan solusi inovatif dalam waktu terbatas guna menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat dan industri.
Tim An-Tech Jogja beranggotakan Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022), Ken Bima Satria Gandasasmita (Ilmu Komputer 2023), serta Muhammad Ruhul Jadid dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Kolaborasi lintas disiplin dan lintas perguruan tinggi tersebut berhasil menghasilkan solusi yang dinilai unggul oleh dewan juri.
Mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim yang terdiri atas Nadia Santoso, Shofwah Syazwina, dan Zaitunisa Hartiningciyas berhasil meraih Bronze Medal pada subtema Health dalam ajang 5th International Youth Summit 2026 (5th IYS 2026) yang diselenggarakan pada Sabtu (30/5) hingga Minggu (31/5) lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM). Sebagai ajang esai berskala internasional, 5th IYS 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Turkmenistan, Pakistan, dan Sudan Selatan. Tahun ini, kompetisi mengangkat tema besar “Youth Contributions to Global Influence on International Policy Through Innovation”.
Mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim “Kata Kevin klo menang ditraktir” berhasil meraih Juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) ICONLAB 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Tim tersebut terdiri atas Hammam Abdullah, Kevin Kurniawan Cahyadi, dan Ahdania Aurora Rihadatul Aisy, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Teknik Biomedis UGM. Dalam kompetisi ini, tim dibimbing oleh Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), menorehkan prestasi di tingkat internasional. Muhammad Zidane Septian Irsyadi, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2022, bersama tim lintas disiplin yang tergabung dalam Tim Metafora, berhasil meraih First Place (Juara 1) pada ajang International Paper Innovation Contest (IPIC) – Civil Engineering Innovation Contest (CEIC) Season XIV.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Diponegoro (HMS UNDIP) ini merupakan ajang inovasi berskala internasional yang berfokus pada pengembangan solusi infrastruktur berkelanjutan. Mengusung tema “Constructing Innovative Ideas with Sustainability and Net-Zero Emission Approach Towards Impactful Solutions for Community Betterment”, kompetisi ini mendorong mahasiswa untuk menghadirkan gagasan inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada turut berkontribusi dalam prestasi gemilang Tim Reactics UGM pada ajang Indonesia Chemical Reaction Car Competition 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Dalam kompetisi nasional tersebut, tiga tim Reactics UGM berhasil meraih posisi berturut-turut, yaitu Juara 3, Juara 4, dan Juara 5.
Prestasi ini menunjukkan kuatnya kolaborasi multidisiplin mahasiswa UGM, termasuk kontribusi mahasiswa DTETI dalam pengembangan sistem mekanik, kontrol, dan integrasi teknologi kendaraan berbasis reaksi kimia.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan kiprahnya di bidang teknologi digital melalui prestasi gemilang dalam ajang Monad Blitz Hackathon 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (25/4) di JNMBloc. Melalui UGM Blockchain Club, mahasiswa UGM berhasil memborong tujuh penghargaan sekaligus, mencakup Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara 5, serta Best Buddies 1, 2, dan 4.
Dominasi ini sebagian besar digerakkan oleh mahasiswa DTETI, khususnya dari Program Studi Teknologi Informasi, yang menjadi kontributor utama dalam berbagai tim pemenang. Capaian tersebut menegaskan kapasitas mahasiswa DTETI dalam pengembangan teknologi blockchain, inovasi digital, serta kolaborasi multidisiplin di tingkat nasional.