eKarsa, varian kendaraan listrik GATe (Gadjah Mada Airport Transporter) yang dikembangkan oleh Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, turut menjadi bagian dari gelaran Indonesia Punya Kamu (IPK) 2026: Connecting Generations yang diselenggarakan Garuda TV di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM pada Jumat (12/6). Kehadiran eKarsa dalam acara tersebut menjadi representasi kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan dan hilirisasi teknologi kendaraan listrik.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), menorehkan prestasi di tingkat internasional. Muhammad Zidane Septian Irsyadi, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2022, bersama tim lintas disiplin yang tergabung dalam Tim Metafora, berhasil meraih First Place (Juara 1) pada ajang International Paper Innovation Contest (IPIC) – Civil Engineering Innovation Contest (CEIC) Season XIV.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Diponegoro (HMS UNDIP) ini merupakan ajang inovasi berskala internasional yang berfokus pada pengembangan solusi infrastruktur berkelanjutan. Mengusung tema “Constructing Innovative Ideas with Sustainability and Net-Zero Emission Approach Towards Impactful Solutions for Community Betterment”, kompetisi ini mendorong mahasiswa untuk menghadirkan gagasan inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Inovasi kendaraan listrik terus dikembangkan oleh para peneliti di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Salah satu terobosan terbaru hadir melalui pengembangan kendaraan listrik bernama eKarsa, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di lingkungan rumah sakit, khususnya di kawasan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.
Pengembangan eKarsa diprakarsai oleh Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM sebagai respons atas kebutuhan nyata di lapangan, terutama untuk mendukung mobilitas pasien, tenaga kesehatan, dan pengunjung dari area parkir menuju gedung utama rumah sakit.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM meraih prestasi melalui Tim SUTET MANIA, yang terdiri dari Ranggawikan Wastusawika (Teknik Elektro 2024) sebagai ketua tim, serta Sadhani Girind (Teknik Elektro 2024) dan Aulia Nur Fajri (Teknologi Informasi 2024). Tim ini berhasil meraih Juara 2 dalam Idea Competition pada ajang National Electrical Summit (NEST) 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Elektro (IME) Fakultas Teknik Universitas Indonesia tingkat nasional. Kompetisi ini mengangkat tema “Empowering Sustainability: Transforming Emerging Renewable Energy Technologies”, menantang mahasiswa untuk menghadirkan solusi inovatif di bidang energi terbarukan dan diumumkan pada Sabtu (29/11) lalu.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM, mengapresiasi prestasi gemilang yang ditorehkan oleh Tim Tendangan Sudut, yang terdiri dari Pradana Yahya Abdillah, Muhammad Zufar Syaafi’, dan Muhammad Haidar Syaafi’. Ketiganya merupakan mahasiswa Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2023. Tim ini berhasil meraih Juara 2 (2nd Winner) dalam ajang Data Science Competition (DSC) LOGIKA UI 2025, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika Fakultas MIPA Universitas Indonesia tingkat nasional.
Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM. Fatakhilah Yusro (Teknik Elektro 2022) berhasil meraih Juara 1 dalam ajang 3 Minutes Talk yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik UGM dalam rangkaian acara Teknik Fair pada Sabtu (15/11) lalu.
Ajang 3 Minutes Talk merupakan kompetisi tingkat fakultas yang diikuti oleh mahasiswa dari seluruh departemen di lingkungan Fakultas Teknik UGM. Pada tahap awal seleksi, peserta diminta mengirimkan video berdurasi tiga menit yang menjelaskan ide inovatif yang pernah dikembangkan dalam ajang lomba, penelitian, tugas besar, maupun proyek independen. Setelah melalui proses penilaian, peserta diseleksi menjadi 21 terbaik, lalu disaring kembali menjadi 4 finalis untuk mempresentasikan idenya secara langsung di panggung Teknik Fair. Tantangan utama kompetisi ini terletak pada kemampuan peserta untuk menyampaikan gagasan kompleks secara jelas, singkat, menarik, dan mudah dipahami dalam waktu hanya tiga menit.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tim Fatatang, yang diketuai oleh Fatakhilah Yusro (Teknik Elektro 2022), berhasil meraih 1st Winner (Juara 1) dalam Lomba Karya Tulis Inovasi WattNext by PLN Mobile 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PLN Mobile, bertempat di Universitas Jenderal Soedirman, Surakarta, pada Rabu (5/11) lalu.
WattNext by PLN Mobile merupakan lomba inovasi nasional yang menantang peserta untuk menyampaikan ide kreatif berbasis teknologi Internet of Things (IoT) demi menjawab kebutuhan strategis di industri dan sektor agrikultur. Peserta harus menuangkan gagasan dalam bentuk proposal, poster, serta materi presentasi, yang kemudian dinilai langsung oleh panel juri dari kalangan industri dan akademisi. Ajang ini diikuti oleh 122 tim dari 33 perguruan tinggi di Indonesia, menunjukkan tingginya daya saing kompetisi.
Indonesia menerapkan kebijakan mandatori campuran bioetanol 10% pada bahan bakar (E10). Disampaikan oleh Kementerian ESDM pada Jum’at (24/10) lalu, kebutuhan tahunan untuk memenuhi E10 adalah sekitar 1,4 juta kL etanol. Mengenai hal ini, Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi sekaligus Direktur Engineering Research and Innovation Center (ERIC) FT UGM dan Pakar Energi UGM, memberikan pandangannya. Ia menyampaikan dalam wawancara Investor Market Today BeritaSatu, bahwa kebijakan ini merupakan langkah baik menuju kemandirian energi, tetapi membutuhkan kesiapan menyeluruh dari hulu ke hilir.
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) sekaligus Direktur Pusat Studi Energi UGM menjadi pembicara dalam Seminar “Pemodelan Strategi Dekarbonisasi Sektor Industri dan Ketenagalistrikan” yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada Rabu (29/10). Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi berjudul “Optimizing Power Sector Decarbonization in Indonesia through an Integrated Policy Modeling Framework.”
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM menjadi pembicara dalam Dialog Synergy Policies Nasional Kedua pada Rabu (17/9) lalu. Tema dalam dialog tersebut antara lain adalah “Mengawal Kepentingan Indonesia dalam Kemitraan Transisi Energi Hijau Indonesia-China.”
Dalam dialog yang dilaksanakan di Hotel JS Luwansa, Setiabudi, Jakarta tersebut, Prof. Sarjiya bicara tentang gambaran risiko kemitraan Indonesia-China. Hal ini sesuai dengan tema bahasan untuk sesinya, “Bagaimana Cara Terbaik Menempatkan Indonesia dalam Kemitraan Indonesia-China di Bidang Transisi Energi Hijau?” Gambaran risiko yang disampaikan melebar dalam topik terkait kepentingan Indonesia dari sisi investasi, perdagangan, dan pembiayaan transisi energi hijau, hingga refleksi dari cara-cara China menembus ekosistem produksi, penjualan barang dan jasa teknologi hijau, pengembangan inovasi, dan penciptaan lapangan kerja untuk China.