• Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik
  • Webmail
  • Pusat TI
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Depan
  • Profil
    • Sejarah DTETI
    • Visi Misi Tujuan
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
  • Program Studi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
    • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
    • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
    • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
    • International Undergraduate Program
  • Penelitian
    • Grup Penelitian
    • Laboratorium Penelitian
  • Evaluasi Diri
    • Evaluasi Diri
    • Hasil Evaluasi Diri
    • Hasil Survei Layanan FT
  • Fasilitas
    • Sumber Daya dan Sistem Informasi
    • Layanan Kesehatan
    • Perpustakaan
    • Denah Ruangan
  • IUP
  • Beranda
  • Berita
  • Prof. Sarjiya Dorong Penguatan Demand Response, Menuju Efisiensi Energi Masa Depan

Prof. Sarjiya Dorong Penguatan Demand Response, Menuju Efisiensi Energi Masa Depan

  • Berita
  • 25 June 2025, 08.57
  • Oleh: Rasya Swarnasta
  • 0

Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) UGM sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM, tampil sebagai narasumber dalam forum nasional PJCI Energy Talk 22 yang digelar secara daring pada Rabu (25/6). Forum ini mengangkat tema “Strengthening the Role of Demand in Indonesia’s Power Sector: Concrete Steps Toward an Efficient and Sustainable Future”, yang menjadi ruang diskusi strategis lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat peran sisi permintaan (demand side) dalam sistem ketenagalistrikan nasional. Prof. Sarjiya hadir bersama para pakar dan praktisi untuk membahas teknologi Smart Grid serta rancangan regulasi yang mendukung efisiensi energi di masa depan.

Dalam sesi bertajuk “Peluang Implementasi Demand Response Management System di Indonesia”, Prof. Sarjiya memaparkan konsep demand response (DR) sebagai strategi untuk mengajak konsumen listrik menyesuaikan pola konsumsi energi sesuai kondisi pasokan—terutama saat beban puncak atau kondisi siaga. Strategi ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit yang mahal dan tidak ramah lingkungan, serta memberi fleksibilitas lebih besar bagi sistem kelistrikan. Bahkan, konsumen bisa diberikan insentif jika mampu menggeser konsumsi ke waktu yang lebih efisien atau lebih murah.

Ia juga menjelaskan bagaimana DR bisa diimplementasikan melalui pendekatan peak shaving dan load shifting. Peak shaving adalah pengurangan konsumsi energi saat beban puncak, sementara load shifting adalah pengalihan konsumsi ke jam-jam yang lebih rendah. Efektivitas kedua pendekatan ini, menurut Prof. Sarjiya, sangat dipengaruhi oleh fleksibilitas pelanggan. Semakin fleksibel pelanggan dalam menyesuaikan konsumsi, semakin besar dampak efisiensi yang bisa dicapai.

Namun, penerapan DR di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Data menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber energi terdistribusi (DER) dan energi terbarukan (VRE) masih terkonsentrasi di wilayah tertentu seperti Jawa Timur, Bali, dan Sulsel, sementara EV Charging Station (EVCS) memang lebih merata, dengan Jakarta memimpin sebanyak 889 unit. Ini menunjukkan bahwa infrastruktur pendukung transisi energi belum merata dan perlu diperluas agar strategi demand response bisa berjalan optimal.

Dari sisi teknologi, penyebaran smart meter masih belum menyasar segmen strategis. Mayoritas masih terpasang di rumah tangga berdaya kecil, padahal pelaku industri atau bisnis justru punya potensi dampak yang lebih besar dalam pengelolaan beban. Secara regulasi, belum ada aturan pasti terkait tarif real-time, mekanisme insentif, maupun arahan pelaksanaan dari PLN Pusat. Bahkan secara kelembagaan, belum ada struktur organisasi khusus dalam PLN yang menangani implementasi DR secara langsung dan menyeluruh.

Prof. Sarjiya kemudian memaparkan empat model arsitektur demand response berdasarkan cara kerja dan tingkat keterlibatan pelaku: Unidirectional Pricing, Direct Procurement, Aggregation, dan Peer-to-Peer (P2P) Trading. Berdasarkan analisis antara dampak dan usaha (impact–effort), dua model pertama dinilai sebagai quick wins yang mudah diterapkan dan sudah cukup berdampak: Unidirectional Pricing (operator memberi sinyal harga kepada pelanggan), dan Direct Procurement (operator langsung berkomunikasi dengan pelanggan untuk pengaturan konsumsi). Sementara model Aggregation dan P2P Trading dinilai memerlukan investasi dan regulasi lebih lanjut, sehingga implementasinya perlu waktu dan pertimbangan matang.

Sebagai penutup, Prof. Sarjiya mendorong agar penguatan peran demand side dalam kelistrikan nasional dilakukan secara bertahap dan berbasis data. Model-model yang paling realistis dan berdampak tinggi bisa diterapkan lebih dulu, sembari terus membangun infrastruktur, kelembagaan, dan regulasi pendukung. Dengan pendekatan yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun sistem energi yang lebih efisien, fleksibel, dan siap menghadapi masa depan berbasis energi terbarukan. (RAS)

Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU.
Tags: Fakultas Teknik UGM IKU IKU 3: Dosen Berkegiatan di Luar Kampus SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGs

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pencarian

Berita Terkini

  • Mahasiswa DTETI UGM dan Tim Raih Cactus Prize pada The Gemma 4 Good Challenge 2026
    September 18, 2026
  • Mahasiswa UGM Kembangkan PelletQ-AI, Sistem Produksi Pakan Ikan Berbasis AI yang Terintegrasi dengan Web
    September 7, 2026
  • Betty Zuanon (Magister Teknik Elektro dari Prancis)
    September 1, 2026
  • Godwin Amoako-Atta, Mahasiswa Asal Ghana, Tuntaskan Studi Magister dalam Tiga Semester
    September 1, 2026
  • Dosen DTETI Wakili UGM Terima Indonesia Solar Award 2026
    August 27, 2026
  • Dari Tech to Impact: Fajar Sidik Kelana Ajak Mahasiswa DTETI UGM Mengubah Ide Menjadi Inovasi Berdampak
    August 21, 2026
  • Pelepasan Wisuda Sarjana Agustus 2026: 142 Lulusan DTETI FT UGM Siap Menulis Cerita Baru
    August 20, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Ikuti NL–SEA Semiconductor Talent Programme 2026
    August 20, 2026
  • Dari Dunia Industri ke Riset Akademik, Robin Pranoto Selesaikan Studi Magister by Research di DTETI FT UGM
    August 13, 2026
  • DTETI FT UGM Dukung Pengembangan Sistem Monitoring Alat Penyerap Karbon Dioksida Berbasis IoT
    August 10, 2026
  • Workshop LabVIEW with AI Bersama HaliaTECH Perkenalkan Integrasi AI dalam Instrumentasi Modern
    July 29, 2026
  • Tumiran, Pakar Energi UGM, Soroti Pentingnya Transformasi Sistem Kelistrikan Indonesia
    July 28, 2026
  • Raih Dua Medali Perak pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026
    July 24, 2026
  • Serah Terima GATe-eKarsa, DTETI dan RSA UGM Perkuat Sinergi Inovasi dan Hilirisasi Riset
    July 22, 2026
  • Berbagi Inspirasi di Pelepasan Pascasarjana FT UGM, Josua M. Sinambela Soroti Peran Integritas di Tengah Kemajuan AI
    July 21, 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM Yogyakarta, 55281
teti@ugm.ac.id
+62 (274) 552305
+62 (274) 552305

Program Studi

  • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
  • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
  • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
  • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
  • International Undergraduate Program

Akademi dan Training

  • Cisco Networking Academy
  • Microsoft Inovation Center
  • Schneider Training Center

Kemahasiswaan & Alumni

  • KMTETI
  • KATETIGAMA

Media Sosial

  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook

© Universitas Gadjah Mada

KMTETIKATETIGAMA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY