• Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik
  • Webmail
  • Pusat TI
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Depan
  • Profil
    • Sejarah DTETI
    • Visi Misi Tujuan
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
  • Program Studi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
    • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
    • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
    • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
    • International Undergraduate Program
  • Penelitian
    • Grup Penelitian
    • Laboratorium Penelitian
  • Evaluasi Diri
    • Evaluasi Diri
    • Hasil Survei Layanan DTETI
    • Hasil Survei Layanan FT
  • Fasilitas
    • Sumber Daya dan Sistem Informasi
    • Layanan Kesehatan
    • Perpustakaan
    • Denah Ruangan
  • IUP
  • Beranda
  • Berita
  • Dari Tech to Impact: Fajar Sidik Kelana Ajak Mahasiswa DTETI UGM Mengubah Ide Menjadi Inovasi Berdampak

Dari Tech to Impact: Fajar Sidik Kelana Ajak Mahasiswa DTETI UGM Mengubah Ide Menjadi Inovasi Berdampak

  • Berita
  • 21 August 2026, 07.03
  • Oleh: alumniteti.ft
  • 0

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “From Tech to Impact: Turning Ideas into Innovation and Impact” pada Jumat (21/8), di Ruang Kuliah E6 Lantai 3 DTETI FT UGM. Kegiatan menghadirkan Fajar Sidik Abdullah Kelana, alumni Teknik Mesin UGM angkatan 2012, Founder dan CTO Banoo Indonesia, serta bagian dari Tim Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kuliah diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi, S.T., Ph.D., selaku dosen pengampu. Dalam sambutannya, Ataka menyampaikan bahwa kehadiran Fajar Sidik Abdullah Kelana menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari sosok yang memiliki pengalaman lintas bidang, mulai dari dunia keteknikan, riset, kewirausahaan, pendidikan, hingga pelayanan publik. Ataka berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa dengan mengikuti kuliah secara aktif dan menyerap berbagai pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran yang dibagikan Fajar. Tidak hanya mengenai teknologi dan inovasi, tetapi juga tentang bagaimana mengembangkan gagasan, melihat persoalan nyata, membangun kolaborasi, dan membawa ilmu yang diperoleh agar dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Pembukaan oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi, S.T., Ph.D.

Selanjutnya sesi materi oleh narasumber, dalam sesi tersebut, Fajar membagikan perjalanan dari dunia akademik, riset, kewirausahaan, hingga pemerintahan. Ia mengawali cerita dengan pengalamannya sebagai mahasiswa Teknik Mesin UGM pada 2012. Bersama senior dan rekan-rekannya, ia turut menginisiasi Arjuna Electric Vehicle Team, sebuah riset mobil listrik di UGM. Dari pengalaman tersebut, Fajar menekankan bahwa seseorang tidak harus menunggu siap untuk memulai. Proses membangun, menguji, gagal, memperbaiki, dan belajar justru menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan. Fajar kemudian mengajak mahasiswa mengubah cara pandang dari sekadar memecahkan persoalan teknis menjadi memahami persoalan nyata yang layak untuk diselesaikan. Menurutnya, teknologi seperti AI, IoT, robotics, blockchain, cloud, dan computer vision hanyalah alat. Pertanyaan yang lebih penting adalah “Whose problem are you solving?” atau siapa yang sebenarnya akan dibantu oleh teknologi tersebut.

Dari Invention Menuju Impact

Salah satu poin utama yang disampaikan Fajar adalah perbedaan antara invention, innovation, dan impact. Invention terjadi ketika sesuatu yang baru berhasil diciptakan, sedangkan innovation muncul ketika hasil tersebut benar-benar digunakan. Selanjutnya, impact tercipta ketika penggunaan tersebut menghasilkan perubahan yang dapat diukur, seperti peningkatan produktivitas, penurunan biaya, perluasan akses, peningkatan keselamatan, maupun manfaat lingkungan. Untuk mendorong proses tersebut, Fajar memperkenalkan pola pengembangan inovasi melalui problem, hypothesis, prototype, user-oriented approach, feedback, dan iterate. Ia menekankan bahwa prototipe bukan sekadar versi kecil dari produk akhir, tetapi sarana untuk belajar dan mendapatkan umpan balik sebelum solusi dikembangkan lebih jauh.

Penyampaian materi oleh Fajar Sidik Abdullah Kelana

Kolaborasi dan Human Skills

Fajar juga menekankan bahwa inovasi bukanlah pekerjaan seorang diri. Menciptakan dampak membutuhkan kolaborasi antara peneliti, engineer, designer, pelaku bisnis, pengguna, pemerintah, investor, dan komunitas. Kemampuan untuk bekerja dengan orang yang memiliki pengetahuan dan perspektif berbeda menjadi salah satu kunci dalam membangun ekosistem inovasi. Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga perlu mengembangkan communication, curiosity, collaboration, resilience, dan empathy. Menurut Fajar, “Your technical skills determine what you can build. Your human skills determine how far it can go.”

Ia juga membagikan lima hal yang dapat dilakukan mahasiswa sebelum lulus: membangun sesuatu, bergabung dalam proyek riset, menyelesaikan masalah nyata, bekerja dengan orang di luar bidang studi, serta berani mencoba sesuatu yang ambisius dan belajar dari kegagalan. Sebagai kerangka praktis, Fajar memperkenalkan P.I.V.O.T., yaitu Problem, Investigate, Validate, Organize, dan Take It to Scale. Kerangka ini dapat diterapkan dalam proyek perkuliahan, penelitian, kompetisi, maupun startup, mulai dari memahami masalah hingga mengukur dan memperluas dampak solusi secara bertanggung jawab.

Penyerahan Sertifikat dan Souvenir

Menutup sesi, Fajar mengajak mahasiswa DTETI untuk memikirkan tiga pertanyaan sederhana: masalah apa yang mereka pedulikan, apa yang dapat mereka bangun untuk menyelesaikannya, dan siapa yang akan mendapatkan manfaat jika mereka berhasil. Ia menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat, inovasi merupakan perjalanan, dan impact adalah tujuan akhirnya. Melalui Studium Generale ini, DTETI FT UGM terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan tidak hanya kompetensi teknis, tetapi juga pola pikir inovatif, kemampuan berkolaborasi, dan keberanian untuk menerapkan ilmu dalam menyelesaikan persoalan nyata. Semangat “Build Technology. Create Innovation. Deliver Impact.” menjadi pesan utama agar mahasiswa mampu membawa pengetahuan dan teknologi dari ruang kelas dan laboratorium menuju manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (EFJ)

Tags: Fakultas Teknik UGM IKU 1: Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak IKU 4: Praktisi Mengajar di Dalam Kampus IKU 7: Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGs Studium Generale

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pencarian

Berita Terkini

  • Dari Tech to Impact: Fajar Sidik Kelana Ajak Mahasiswa DTETI UGM Mengubah Ide Menjadi Inovasi Berdampak
    August 21, 2026
  • Pelepasan Wisuda Sarjana Agustus 2026: 142 Lulusan DTETI FT UGM Siap Menulis Cerita Baru
    August 20, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Ikuti NL–SEA Semiconductor Talent Programme 2026
    August 20, 2026
  • Dari Dunia Industri ke Riset Akademik, Robin Pranoto Selesaikan Studi Magister by Research di DTETI FT UGM
    August 13, 2026
  • DTETI FT UGM Dukung Pengembangan Sistem Monitoring Alat Penyerap Karbon Dioksida Berbasis IoT
    August 10, 2026
  • Workshop LabVIEW with AI Bersama HaliaTECH Perkenalkan Integrasi AI dalam Instrumentasi Modern
    July 29, 2026
  • Tumiran, Pakar Energi UGM, Soroti Pentingnya Transformasi Sistem Kelistrikan Indonesia
    July 28, 2026
  • Raih Dua Medali Perak pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026
    July 24, 2026
  • Serah Terima GATe-eKarsa, DTETI dan RSA UGM Perkuat Sinergi Inovasi dan Hilirisasi Riset
    July 22, 2026
  • Berbagi Inspirasi di Pelepasan Pascasarjana FT UGM, Josua M. Sinambela Soroti Peran Integritas di Tengah Kemajuan AI
    July 21, 2026
  • Mahasiswa DTETI FT UGM Raih Juara 3 Data Science Competition IN-FEST 2026 Tingkat Nasional
    July 15, 2026
  • Diskusi Bersama Alumni, DTETI FT UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri
    July 8, 2026
  • El Habsati Ayoub (Magister Teknologi Informasi dari Belgia)
    July 8, 2026
  • Jalin Kolaborasi dengan Startup Alumni, DTETI FT UGM Kunjungi PT Global Futura Sinergi
    July 8, 2026
  • Kunjungan DTETI FT UGM ke GE HealthCare Indonesia Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Riset
    July 6, 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM Yogyakarta, 55281
teti@ugm.ac.id
+62 (274) 552305
+62 (274) 552305

Program Studi

  • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
  • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
  • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
  • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
  • International Undergraduate Program

Akademi dan Training

  • Cisco Networking Academy
  • Microsoft Inovation Center
  • Schneider Training Center

Kemahasiswaan & Alumni

  • KMTETI
  • KATETIGAMA

Media Sosial

  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook

© Universitas Gadjah Mada

KMTETIKATETIGAMA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY