Tiga mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2025. Tim yang terdiri dari Daniel Anantadhirya Adyawisesa Linan (Teknologi Informasi angkatan 2022), Polikarpus Arya Pradhanika (Teknologi Informasi angkatan 2023), dan Rama Sulaiman Nurcahyo (Teknologi Informasi angkatan 2022), yang dikenal sebagai Tim GMAC, sukses meraih Medali Perunggu pada kompetisi tingkat internasional tersebut.
SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Mahasiswa Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Fatakhilah Yusro (Angkatan 2022), berhasil meraih prestasi membanggakan dalam REVOGY 2026 Business Case Competition. Pada kompetisi tersebut, Fatakhilah berhasil meraih First Winner (Juara 1) sekaligus penghargaan Best Speaker dan Best Presentation.
REVOGY 2026 Business Case Competition diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy UGM, organisasi mahasiswa yang berfokus pada pengembangan isu energi terbarukan. Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 300 tim dan individu dari berbagai wilayah di Indonesia serta sejumlah negara lain, seperti Jepang, Australia, dan Amerika Serikat.
Mahasiswa Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada, Adji Dharmawan Indrianto (Angkatan 2022), berhasil meraih Juara 1 tingkat nasional dalam kompetisi Data Science Indonesia – Alphathon 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh WorldQuant melalui platform riset kuantitatif WorldQuant BRAIN bekerja sama dengan Data Science Indonesia (DSI), serta diikuti oleh mahasiswa, data enthusiast, dan profesional dari berbagai institusi di seluruh Indonesia.
Alphathon merupakan kompetisi yang berfokus pada pengembangan alpha, yaitu model matematis yang digunakan untuk menemukan sinyal prediksi dalam data pasar finansial. Dalam ajang ini, peserta ditantang untuk merancang model kuantitatif yang mampu mengolah data historis pasar dan menghasilkan prediksi yang stabil serta memiliki performa yang baik berdasarkan berbagai metrik evaluasi yang diterapkan pada platform WorldQuant BRAIN.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan kegiatan General Lecture bertajuk “From Reliability to Survivability: Engineering Renewable Dominant Power Systems” pada Kamis (5/3) di Meeting Room S110, Lantai 1 DTETI FT UGM. Sebagai narasumber dalam agenda kuliah umum tersebut adalah Dr. Cüneyt Süheyl Özveren, Academic Expert in Electrical Engineering and Energy System dari University of Dundee. Agenda diikuti oleh akademisi dan mahasiswa DTETI FT UGM khususnya pascasarjana. Kuliah umum ini membahas tantangan dan perkembangan terbaru dalam sistem tenaga listrik dengan penetrasi energi terbarukan yang tinggi. Topik yang disampaikan meliputi stabilitas sistem tenaga, fleksibilitas jaringan listrik, ketahanan terhadap kondisi cuaca ekstrem, serta pemanfaatan digital twin dan kecerdasan buatan (AI) untuk pemantauan risiko dan pengambilan keputusan operasional pada sistem energi modern.
Tim Gajah Mada Tuir berhasil meraih penghargaan Best Presentation pada ajang Hackathon IT National Competition Arkavidia 10.0 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika Institut Teknologi Bandung (HMFTI). Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan solusi digital inovatif yang dapat menjawab berbagai tantangan di masyarakat.
Tim Gajah Mada Tuir diketuai oleh Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022) dengan anggota Nareswari Ayu Prabowo (Ilmu Komputer 2024), Arkananta Firjatullah Ariza (Teknik Elektro 2022), dan Muhamad Daffa Azfa Rabbani (Teknologi Informasi 2022). Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang untuk merancang Minimum Viable Product (MVP) berbasis teknologi yang relevan dengan tema “Re:AI – Architecture Tomorrow’s Organizations”, yaitu pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membangun organisasi masa depan yang lebih inovatif, inklusif, serta mampu menjawab isu sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menggelar Studium Generale pada Jumat (20/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kedua semester ini, tema yang diangkat adalah “Digital Forensik dan Kariernya di Era Digital”. Sebagai narasumber dalam kesempatan ini adalah Josua M. Sinambela, M.Eng., CEO PT Analis Forensik Digital sekaligus alumnus DTETI angkatan 2000. Dalam pemaparannya, Josua menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat membawa konsekuensi munculnya berbagai modus kejahatan baru di ruang digital. Di sinilah peran digital forensik menjadi krusial, yakni untuk menelusuri, menganalisis, dan memastikan keabsahan bukti digital agar dapat digunakan dalam proses hukum.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Tantangan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan untuk Mendukung Transisi Energi dan Net Zero Emission” pada Kamis (29/1) pukul 09.30–12.00 WIB, bertempat di Meeting Room 1 Lantai 3 Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM. Kuliah diikuti oleh sekitar 100 peserta dari mahasiswa dan sivitas akademika DTETI UGM maupun dari luar DTETI.
Dr. Ir. Suroso Isnandar yang saat ini menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek & Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) hadir sebagai narasumber utama dalam agenda tersebut. Dalam paparannya, Dr. Suroso membahas peran strategis PLN sebagai tulang punggung sistem ketenagalistrikan nasional dalam mengawal transisi energi sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi lebih dari 96 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan, menyoroti arah pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan nasional melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan sekitar 76% berasal dari energi baru terbarukan (EBT) termasuk nuklir dan sistem penyimpanan energi. Selain itu, direncanakan pembangunan jaringan transmisi hingga puluhan ribu kilometer serta penguatan gardu induk guna mendukung integrasi pembangkit EBT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Wahri Sunanda, menjalani ujian tertutup promosi doktor pada Kamis (29/1) pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruang Multifunction 1, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) Lantai 3, FT UGM.
Ujian tertutup disertasi ini dipimpin oleh Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE. selaku Ketua Penguji, serta dihadiri Prof. Dr. Eng. Ir. F. Danang Wijaya, S.T., M.T., IPM. selaku Ketua Program Studi Doktor Teknik Elektro. Sebagai promotor adalah Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., Prof. Dr. Ir. Sasongko Pramono H, DEA., IPU., dan Dr. Ir. M. Isnaeni BS, M.T. Adapun tim dosen penguji meliputi Ir. Lesnanto Multa Putranto, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE., Husni Rois Ali, S.T., M.Eng., Ph.D., DIC., SMIEEE., Dr.-Ing. Ir. Yohan Fajar Sidik, S.T., M.Eng., serta Dr. Ir. Suroso Isnandar, S.T., M.Sc., IPU, ASEAN Eng., QRMP, QCRO, QRGP., Direktur Manajemen Proyek & Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero). Kehadiran Dr. Suroso sebagai penguji dari kalangan praktisi industri di luar kampus turut memberikan perspektif profesional dan kebutuhan riil sektor ketenagalistrikan nasional, sehingga proses pengujian tidak hanya menilai kontribusi akademik, tetapi juga relevansi implementatif hasil riset terhadap dunia industri.
Mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Erwin Setyo Nugroho, menjalani ujian tertutup disertasi pada Kamis (22/1).
Ujian disertasi tersebut dipimpin oleh Lesnanto Multa Putranto, M.Eng., Ph.D. sebagai Ketua Penguji, dengan Prof. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Promotor dan Dr.Eng. Igi Ardiyanto, S.T., M.Eng. sebagai Co-Promotor. Tim penguji turut melibatkan Dr.Eng. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng., Dr. Ir. Rudy Hartanto, M.T., Dr. Ahmad Nasikun, M.Sc., Prof. Dr. Eng. Fransisco Danang Wijaya, S.T., M.T., serta Dr. Esa Prakasa, M.T. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai anggota penguji.
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen DTETI FT UGM sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM diundang sebagai salah satu peserta dalam Indonesia–Japan Workshop on New Energy and Industrial Technology pada Selasa (6/1) lalu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, bekerja sama dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang, sebagai forum pertukaran pengetahuan dan penguatan kolaborasi riset serta pengembangan teknologi energi baru dan industri berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang.