Dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Ir. Lesnanto Multa Putranto, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantaeng dalam rangka mendukung evaluasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan menjajaki kolaborasi pengembangan kawasan industri pada Rabu-Jum’at (7-9/5). Kegiatan ini merupakan bagian rangkaian penelitian bersama tim dosen dari Lembaga Kerjasama Fakultas Teknik UGM (LKFT UGM), sebagai tindak lanjut dari rencana pembangunan PLTU 2 x 300 MW oleh PT Bantaeng Sigma Energi (BSE) di Kawasan Industri Bantaeng.
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
Direktur Engineering Research Innovation Centre (ERIC) Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU, hadir sebagai narasumber dalam acara Syawalan dan Halalbihalal Alumni Bulaksumur PLN 2025 yang diselenggarakan pada Sabtu malam (26/4) di Auditorium SGLC, Fakultas Teknik UGM.
Acara tahunan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum strategis yang mempertemukan alumni PLN berlatar almamater Universitas Gadjah Mada. Dalam sesi talkshow bertajuk “PLN in Future”, Prof. Tumiran memaparkan peran strategis alumni dalam mendorong kolaborasi riset dan inovasi melalui pendekatan triple helix—yakni sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah.
Sebagai bagian akhir dari rangkaian kunjungan kerja ke Auckland University of Technology (AUT), Selandia Baru, dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) UGM, Prof. Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D., dan Dr. Ir. Guntur Dharma Putra, S.T., M.Sc., memimpin sesi Focus Group Discussion (FGD) pada Rabu (23/4). Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperdalam rencana kerja sama riset strategis antara UGM dan AUT, khususnya dalam kerangka proyek “INSPIRASI and Beyond”.
FGD ini dirancang secara lebih teknis dan dialogis untuk mengelaborasi usulan topik kolaboratif turunan dari proyek INSPIRASI. Sesi ini juga bertujuan menjaring gagasan baru dari para akademisi AUT yang potensial dikembangkan bersama dalam lingkup riset lintas disiplin dan lintas negara. Salah satu sorotan penting dalam diskusi adalah kontribusi perspektif komunitas adat Māori, yang disampaikan oleh Dr. Hazel Abraham, pakar partisipasi komunitas dan keterlibatan sosial di AUT. Perspektif ini membuka wawasan baru bagi tim UGM untuk mengintegrasikan prinsip inklusi sosial dalam desain riset kolaboratif ke depan.
Dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D., dan Dr. Ir. Guntur Dharma Putra, S.T., M.Sc., dosen , menyelenggarakan seminar bertajuk “INSPIRASI and Beyond” pada Rabu (17/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Auckland University of Technology (AUT), Selandia Baru, pada Senin (14/4) hingga Kamis (24/4) lalu.
Seminar ini menjadi forum strategis untuk memperkenalkan profil UGM dan DTETI kepada komunitas akademik AUT, serta membuka ruang diskusi terkait peluang kolaborasi riset internasional yang lebih luas dan berkelanjutan. Seminar diawali dengan paparan umum mengenai UGM, termasuk berbagai program unggulan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang menekankan integrasi pendidikan dan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat posisi DTETI sebagai fakultas teknik yang aktif mendorong jejaring global dan inovasi lintas disiplin.
Fakultas Teknik UGM melalui Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), bekerja sama dengan PT Cyber Teknologi Nusantara dan Genetron Singapore Pte Ltd, menyelenggarakan seminar bertajuk “Typhoon HIL Microgrid Testbed” yang berlangsung secara hybrid, menggabungkan kehadiran langsung di Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Gedung Pancabratha Prof. Herman Johannes Fakultas Teknik UGM dan partisipasi daring melalui platform Zoom. Seminar ini merupakan bagian dari kolaborasi dalam program Indonesia-NTU Singapore Institute of Research for Sustainability and Innovation (INSPIRASI) yang mengusung topik UGM Smart and Sustainable Campus. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi terbaru dalam pengujian dan pengembangan sistem tenaga listrik berbasis microgrid, khususnya dengan menggunakan platform Typhoon HIL.
Tim peneliti Indonesia-NTU Singapore Institute of Research for Sustainability and Innovation (INSPIRASI) yang mengusung topik UGM Smart and Sustainable Campus sukses menyelenggarakan Workshop Typhoon HIL Microgrid Testbed, bertempat di Ruang B401, Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Fakultas Teknik UGM pada Kamis (10/04) lalu.
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari pengadaan Typhoon HIL Microgrid Testbed, alat simulasi canggih yang dipilih karena kemampuannya mendukung pengujian, pengembangan, serta desain sistem microgrid secara real-time dan aplikatif. Keberadaan simulator ini diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk riset internal UGM, namun juga terbuka untuk kolaborasi dengan universitas lain serta industri energi nasional seperti PT PLN (Persero).
Energi terbarukan semakin menjadi fokus utama dalam transisi energi global, termasuk di Indonesia. Salah satu sumber energi yang berkembang pesat adalah energi bayu atau angin, yang memanfaatkan kekuatan angin untuk menghasilkan listrik melalui turbin angin. Energi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menekan emisi karbon. Dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia, pemanfaatan energi angin diharapkan dapat mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Dalam upaya mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060, Indonesia perlu beralih dari energi berbasis fosil menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan dalam masa transisi ini adalah dengan Liquefied Natural Gas (LNG). LNG dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan batu bara dan minyak bumi. Dengan efisiensi tinggi serta emisi karbon yang lebih rendah, LNG menjadi jembatan strategis sebelum sepenuhnya beralih ke energi terbarukan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk infrastruktur, regulasi, dan keekonomian proyek.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menggelar Studium Generale bertema “Menerima Tantangan Zero Waste untuk Membangun Kelayakan Masa Depan”. Acara ini menghadirkan Tina Triasih, M.Pd., seorang anggota komunitas Belajar Zerowaste, sebagai pembicara utama. Agenda ini juga bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap tangga 21 Februari. Studium Generale ini menjadi wadah diskusi mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta penerapan gaya hidup Zero Waste, sejalan dengan visi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim.
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., MT., Ph.D., IPU, dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik UGM, menjadi salah satu pembicara utama dalam International Conference on Nuclear Science Technology and Applications (ICONSTA) 2024, yang berlangsung pada Rabu-Kamis (13-14/11) di Hotel Grand Zuri BSD, Tangerang Selatan.
Dalam sesi plenary, beliau menyampaikan presentasi berjudul “Nuclear Power and Energy Security: Enhancing Stability in the Power System”, yang menyoroti peran strategis energi nuklir sebagai solusi untuk menghadapi tantangan global dalam ketahanan energi. Dalam pemaparannya, Prof. Sarjiya mengulas pentingnya daya nuklir sebagai sumber energi berkapasitas tinggi dan rendah emisi karbon yang dapat diandalkan untuk mendukung kestabilan jaringan listrik.