Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, menghadiri babak final dalam Huawei Developer Competition 2024 Asia Pacific pada Senin-Selasa (20-21/01) lalu. Mereka hadir sebagai bagian dari tim Hi-Flex, tim gabungan mahasiswa DTETI bersama Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) FT UGM. Babak final kompetisi ini dilaksanakan di Chulalongkorn University di Bangkok, Thailand. Dari babak final ini, diperoleh hasil tim Hi-Flex meraih First Runner-up Huawei Developer Competition 2024 Asia Pacific atas inovasi mereka.
IKU 2: Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus
Tim DTETI plus Zenith B-08 beserta dengan produk unggulan lain pada Gelar Inovasi TIK.
Dalam rangka peringatan hari Guru ke 79 dan HUT KORPRI ke 23 Pemerintah Kota Semarang menggelar rangkaian acara Gelar Inovasi TIK di halaman Balaikota Semarang pada Jum’at (29/11) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai SMK dan Perguruan Tinggi di lingkungan Kota Semarang, serta beberapa Perguruan Tinggi undangan yang berasal dari luar kota Semarang (UGM, ITB, dan ITS). Pada event ini Pemkot Semarang menggelar berbagai produk inovasi berbasis teknologi yang dihasilkan oleh Sekolah dan Perguruan Tinggi di lingkup kota Semarang untuk dilombakan, ini sebagai upaya untuk merangsang generasi muda untuk dapat berkiprah dalam menghasilkan inovasi teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan guna menunjang kemajuan Kota Semarang di masa yang akan datang pada khususnya.
Guntur Cahyono
Student, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
I’m writing this based on the recent Ilum introduction online meeting and a small experiment I’m testing using Ilum on Minikube. Getting introduced by my lecturer Mr. Widyawan about the existence of this technology drives my curiosity to explore. Main idea that I’ve introduced and I’ve tested is that the cut-off between the initialization of Spark-job to run by interactive Spark session is really great.
Moreover, in this latest release (that I’ve installed on Minikube) basically everything that is unexpectedly covered such as the lineage dashboard, metrics on the running job, and also how the data from running SparkUI gets aggregated into an easily accessible dashboard. I’m pretty interested in the case that in the introduction demo that the capability to execute LLM models are also included and the way to present between the payload to result-respond also helpful. As of currently we run this on educational purpose while my background also came from industry, Ilum drives a lot of potential use-case to be tested on big data especially since on last introduction meeting the Ilum team gonna integrate Apache Doris as additional for analytical purpose. Surely I will hear further and more about this analytical usage and simplicity.
Dinda Sabela
Student, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
My experience with ILUM has highlighted many unique features and advantages. ILUM has proven to be an invaluable platform for managing distributed computation with Kubernetes-based orchestration. ILUM, with this kind of architecture ensures that tasks are efficiently orchestrated across multiple nodes, for this case I was joining 6 HPCs to build distributed computation. In this environment, ILUM is able to support local computation within individual nodes. This makes my thesis experiment run on just one platform in the same capacity of resources.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada telah menyelenggarakan dua konferensi internasional bergengsi di Bali pada Rabu-Jum’at (23-25/10) lalu. Konferensi tersebut adalah International Conference on Information Technology and Electrical Engineering (ICITEE) 2024 dan The 5th International Conference on Biomedical Engineering (iBioMed 2024). Kedua acara ini berlangsung secara bersamaan pada tanggal 23-25 Oktober 2024 di Bintang Bali Resort, Bali, Indonesia.
Jimmy Trio Putra, mahasiswa Program Studi Doktor Teknik Elektro berkesempatan menjadi Research Student di School of Sustainable Energy Engineering (SEE), Faculty of Applied Sciences, Simon Fraser University (SFU), Kanada. Ia tergabung dalam grup riset Delta E plus (ΔE+ Research Group), kelompok riset untuk mendukung penelitian S-3-nya terkait dengan penempatan stasiun pengisian kendaraan listrik pada jaringan distribusi tenaga listrik secara optimal. “Grup riset ini melakukan penelitian-penelitian mengenai topik distributed energy resources, infrastructure for fleet electrification, energy system modeling, climate change mitigation, dan lain-lain,” ujarnya. Jimmy beserta teman-teman dari berbagai negara lainnya melakukan penelitian di bawah bimbingan Taco Niet, P.Eng., Ph.D.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM (DTETI FT UGM) mengadakan kunjungan penelitian ke RS Akademik UGM (RSA UGM) pada Kamis (16/5). Acara ini diikuti oleh dosen dan pengurus serta mahasiswa Doktor Teknik Elektro DTETI FT UGM. Kunjungan berlangsung dari pukul 08.00 di Ruang Jonggring Saloka, Lantai 5 RS Akademik UGM. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama dan menggali potensi di bidang teknologi informasi untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Dr. Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes., Sp.KK., Kepala Bagian Akademik dan Riset RS Akademik UGM, menyambut rombongan DTETI dan memperkenalkan program pengabdian yang sedang dijalankan di RS Akademik. “Program-program seperti magang dan stase sudah berjalan, namun pengabdian ini baru, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi akademik dan riset,” ujarnya.