Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menggelar diskusi bersama Advisory Board (AB) pada Rabu (1/7) malam di Remboelan Plaza Senayan, Jakarta. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperoleh masukan dari para praktisi industri dan alumni dalam rangka penyempurnaan kurikulum serta peningkatan kualitas lulusan DTETI yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Diskusi dipimpin oleh Ketua Departemen DTETI FT UGM, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE., dan dihadiri jajaran pengurus departemen. Sementara itu, Advisory Board yang hadir terdiri atas Neneng Goenadi (Chief Executive Officer, Grab Indonesia), Fazil Alfitri (President Director of PT Maxpower Indonesia), Ahmad Yuniarto (Perwakilan Unsur Alumni), Romi Satria Wahono (Founder dan CEO PT. Brainmatics, IlmuKomputer.Com dan Intelligent Systems Research Center), dan Lingga Wardhana (Ketua KATETIGAMA, CEO PT. Floatway Systems dan LSP Telekomunikasi Digital Indonesia).
Fakultas Teknik UGM
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melakukan kunjungan akademik ke School of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Universitas Prasetiya Mulya, Rabu (1/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring antarinstitusi sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kurikulum.
Delegasi DTETI FT UGM dipimpin oleh Ketua Departemen, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE, bersama jajaran pengurus departemen. Rombongan disambut oleh pimpinan STEM Universitas Prasetiya Mulya yang dipimpin oleh Permata Nur Miftahur Rizki, Ph.D. selaku Dekan STEM, didampingi oleh Dr. Ihsan Iswaldi selaku Wakil Dekan II, Stevanus Wisnu Wijaya, Ph.D. selaku Co-Provost Universitas Prasetiya Mulya yang juga merupakan alumnus DTETI FT UGM angkatan 1994, para wakil dekan, ketua program studi, serta tim dosen dan staf.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam tim An-Tech Jogja berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Design-A-Thon (Proto-A-Thon) BINUS Bekasi yang dilaksanakan pada Kamis (4/6) hingga Jumat (5/6) lalu. Kompetisi ini mengusung format 12-hour live challenge, di mana peserta ditantang untuk merancang dan mempresentasikan solusi inovatif dalam waktu terbatas guna menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat dan industri.
Tim An-Tech Jogja beranggotakan Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022), Ken Bima Satria Gandasasmita (Ilmu Komputer 2023), serta Muhammad Ruhul Jadid dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Kolaborasi lintas disiplin dan lintas perguruan tinggi tersebut berhasil menghasilkan solusi yang dinilai unggul oleh dewan juri.
Mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim yang terdiri atas Nadia Santoso, Shofwah Syazwina, dan Zaitunisa Hartiningciyas berhasil meraih Bronze Medal pada subtema Health dalam ajang 5th International Youth Summit 2026 (5th IYS 2026) yang diselenggarakan pada Sabtu (30/5) hingga Minggu (31/5) lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM). Sebagai ajang esai berskala internasional, 5th IYS 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Turkmenistan, Pakistan, dan Sudan Selatan. Tahun ini, kompetisi mengangkat tema besar “Youth Contributions to Global Influence on International Policy Through Innovation”.
Mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim “Kata Kevin klo menang ditraktir” berhasil meraih Juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) ICONLAB 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Tim tersebut terdiri atas Hammam Abdullah, Kevin Kurniawan Cahyadi, dan Ahdania Aurora Rihadatul Aisy, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Teknik Biomedis UGM. Dalam kompetisi ini, tim dibimbing oleh Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), menorehkan prestasi di tingkat internasional. Muhammad Zidane Septian Irsyadi, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2022, bersama tim lintas disiplin yang tergabung dalam Tim Metafora, berhasil meraih First Place (Juara 1) pada ajang International Paper Innovation Contest (IPIC) – Civil Engineering Innovation Contest (CEIC) Season XIV.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Diponegoro (HMS UNDIP) ini merupakan ajang inovasi berskala internasional yang berfokus pada pengembangan solusi infrastruktur berkelanjutan. Mengusung tema “Constructing Innovative Ideas with Sustainability and Net-Zero Emission Approach Towards Impactful Solutions for Community Betterment”, kompetisi ini mendorong mahasiswa untuk menghadirkan gagasan inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada turut berkontribusi dalam prestasi gemilang Tim Reactics UGM pada ajang Indonesia Chemical Reaction Car Competition 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Dalam kompetisi nasional tersebut, tiga tim Reactics UGM berhasil meraih posisi berturut-turut, yaitu Juara 3, Juara 4, dan Juara 5.
Prestasi ini menunjukkan kuatnya kolaborasi multidisiplin mahasiswa UGM, termasuk kontribusi mahasiswa DTETI dalam pengembangan sistem mekanik, kontrol, dan integrasi teknologi kendaraan berbasis reaksi kimia.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan industri dari SMK Negeri 1 Surabaya pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri atas 71 siswa dan 9 guru pendamping sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan siswa terhadap dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang teknik dan teknologi informasi.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi persiapan lab tour pada pagi hari, di mana peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan mendapatkan pengarahan terkait rute kunjungan serta standar operasional laboratorium. Selanjutnya, para siswa mengikuti tur laboratorium ke Laboratorium Tegangan Tinggi (TTT) DTETI dengan pendampingan dari pemandu di setiap kelompok.
Alumni Program Studi Teknik Biomedis, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Bellatrix Gracia Antameng, menorehkan capaian membanggakan di tingkat internasional. Sebagai CEO dan Founder PT Orionex Solusi Digital, Bellatrix terpilih menjadi bagian dari delegasi resmi Indonesia pada Startup Grind Global Conference 2026 yang diselenggarakan pada 27–29 April 2026 di Fox Theatre, Redwood City, California, Amerika Serikat.
Startup Grind Global Conference merupakan salah satu konferensi startup terbesar di dunia yang setiap tahunnya mempertemukan para pendiri startup, investor, pelaku industri, dan inovator dari berbagai negara. Pada tahun 2026, konferensi ini dihadiri lebih dari 5.000 peserta, melibatkan lebih dari 400 dana ventura (venture capital), 150 startup pameran, serta 175 sesi konferensi yang membahas perkembangan terbaru dalam ekosistem kewirausahaan dan teknologi global.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Designing Your Skill Stack: The Future is Now” pada Jumat (8/5) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini menghadirkan Rizki Kurniawan, Founder Inipagi sekaligus CHO Fikri Studio, sebagai narasumber. Melalui materi yang disampaikan, Rizki mengajak mahasiswa untuk mulai memikirkan arah pengembangan diri dan kesiapan menghadapi dunia kerja sejak masa perkuliahan. Ia membuka sesi dengan pertanyaan reflektif mengenai rencana mahasiswa setelah lulus dan tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Dalam pemaparannya, Rizki menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan industri membuat satu kemampuan saja tidak lagi cukup untuk bertahan dan berkembang. Ia menyebut bahwa “one skill is a ticking clock”, di mana keterampilan tunggal memiliki risiko cepat tergantikan oleh perubahan zaman dan teknologi.