Tim Program Kreativitas Mahasiswa–Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil merealisasikan PelletQ-AI, sebuah sistem produksi pakan ikan yang mengintegrasikan platform web, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan mesin produksi pelet otomatis. Inovasi ini dikembangkan untuk membantu pembudidaya menghasilkan pakan ikan secara mandiri melalui proses formulasi dan produksi yang terintegrasi, sehingga mampu menekan biaya produksi sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi ikan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengembangan PelletQ-AI berangkat dari permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu Budidaya Lele Pak Nanang di Kalurahan Sumbersari, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam usaha budidaya lele, biaya pakan masih menjadi komponen terbesar yang mencapai lebih dari 60–70 persen dari total biaya produksi. Kenaikan harga pakan komersial yang tidak diimbangi dengan peningkatan harga jual ikan menyebabkan keuntungan pembudidaya semakin menurun sehingga ketergantungan terhadap pakan komersial masih sangat tinggi.
What does Betty think
about research at UGM?
The international internship was conducted from January to May 2026 at Universitas Gadjah Mada in collaboration with École de l’Air et de l’Espace, France. The project focused on integrating artificial intelligence into autonomous aerial surveillance, including UAV simulation in Webots, YOLOv8-based object detection, autonomous decision-making, and SHAP-based explainability. The internship resulted in a proof-of-concept system integrating perception, decision-making, and explainability for autonomous drone surveillance.
Perjalanan akademik lintas negara membawa Godwin Amoako-Atta dari Ghana ke Yogyakarta. Dalam waktu sekitar 18 bulan, mahasiswa Program Studi Magister Teknologi Informasi, konsentrasi Network and Cybersecurity, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), tersebut berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya dalam tiga semester.
Godwin resmi menyelesaikan studi setelah menjalani yudisium pada 24 Agustus 2026. Ia memulai masa studinya di UGM pada 1 Februari 2025 sebagai mahasiswa angkatan 2024/2. Selama lebih skurang lebih satu setengah tahun, ia menjalani berbagai tahapan akademik, mulai dari perkuliahan, penelitian, ujian proposal tesis, hingga pendadaran. Dalam tesisnya yang berjudul “Kerangka Kerja Agregasi Kepercayaan dengan Dukungan Privasi untuk Verifikasi DID” (Privacy-Preserving Trust Aggregation Framework for DID Verification), Godwin mengangkat isu yang berkaitan dengan keamanan, privasi, dan verifikasi Decentralized Identifier (DID). Topik tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi identitas digital serta kebutuhan akan mekanisme verifikasi yang aman dan tetap menjaga privasi pengguna.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “From Tech to Impact: Turning Ideas into Innovation and Impact” pada Jumat (21/8), di Ruang Kuliah E6 Lantai 3 DTETI FT UGM. Kegiatan menghadirkan Fajar Sidik Abdullah Kelana, alumni Teknik Mesin UGM angkatan 2012, Founder dan CTO Banoo Indonesia, serta bagian dari Tim Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia.
Kuliah diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi, S.T., Ph.D., selaku dosen pengampu. Dalam sambutannya, Ataka menyampaikan bahwa kehadiran Fajar Sidik Abdullah Kelana menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari sosok yang memiliki pengalaman lintas bidang, mulai dari dunia keteknikan, riset, kewirausahaan, pendidikan, hingga pelayanan publik. Ataka berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa dengan mengikuti kuliah secara aktif dan menyerap berbagai pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran yang dibagikan Fajar. Tidak hanya mengenai teknologi dan inovasi, tetapi juga tentang bagaimana mengembangkan gagasan, melihat persoalan nyata, membangun kolaborasi, dan membawa ilmu yang diperoleh agar dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Studi Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Auditorium Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM. Kegiatan dihadiri para wisudawan dan wisudawati bersama orang tua atau wali. Pada periode Agustus 2026, DTETI FT UGM melepas 142 lulusan, terdiri atas 57 lulusan Teknik Elektro, 63 lulusan Teknologi Informasi, dan 22 lulusan Teknik Biomedis. Para lulusan memiliki IPK rata-rata 3,46, dengan 67 lulusan berpredikat Cumlaude, 73 Sangat Memuaskan, dan 2 Memuaskan. Rata-rata masa studi lulusan adalah 4,1 tahun.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali mencatatkan capaian akademik melalui keberhasilan Robin Pranoto, mahasiswa Program Magister Program Studi Teknik Elektro melalui skema Magister by Research (MBR), dalam menyelesaikan studinya dengan fokus pada penelitian yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Robin Pranoto (NIM 25/566803/PTK/16715) merupakan profesional dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) yang menempuh pendidikan Magister Teknik Elektro dengan fokus penelitian pada bidang sistem tenaga listrik. Robin melaksanakan sidang tesis pada 12 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, dengan judul “Studi Lapangan Retrofilling Ester Sintetis pada Transformator 630 kVA: Analisis Kinerja & Karakteristik Penuaan Isolasi.” Dengan fokus pada penelitian, Robin berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya dengan masa studi yang berlangsung sedikit lebih dari dua semester. Penelitian tersebut mengangkat studi lapangan mengenai retrofilling ester sintetis pada transformator 630 kVA, dengan fokus pada analisis kinerja serta karakteristik penuaan isolasi. Topik ini memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri, khususnya dalam mendukung keandalan dan pengelolaan aset sistem tenaga listrik.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), turut berkontribusi dalam pengembangan sistem monitoring alat penyerap karbon dioksida dan pemurni udara berbasis fotobioreaktor mikroalga yang dikembangkan oleh PT Algaepark Indonesia Mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada 2–3 Februari 2026 di Plant Semen Merah Putih, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D., dosen DTETI FT UGM, berperan sebagai tenaga ahli bidang Internet of Things (IoT) dalam pengembangan dan pengujian sistem monitoring di lapangan. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa DTETI FT UGM, yaitu Alfian Daffa Baihaqi (25/570509/PTK/16981), mahasiswa Program Magister Teknik Elektro (MTE); Alfian Lazuardi Kalani (23/518890/TK/57187) dan Keyza Lubna Sitanggang (23/518423/TK/57070), mahasiswa Program Sarjana Teknik Biomedis (TB). Keterlibatan dosen dan mahasiswa merupakan bagian dari pengabdian kepada mitra sekaligus penerapan ilmu dan keterampilan dalam pengembangan teknologi IoT untuk mendukung pemantauan kinerja fotobioreaktor secara terintegrasi.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bekerja sama dengan PT Halia Teknologi Nusantara (HaliaTECH), mitra resmi National Instruments (NI) di Indonesia, menyelenggarakan workshop “Data Acquisition and Automated Instrument for Test using LabVIEW with AI” pada Selasa (28/7), di Multi Function Room 1, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM lantai 3. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan laboran yang antusias mempelajari pemanfaatan LabVIEW dalam akuisisi data, otomasi sistem, serta integrasi teknologi kecerdasan artifisial (AI). Acara dibuka oleh Muhammad Faris, S.T., M.Sc., Ph.D., dosen DTETI FT UGM. Dalam sambutannya, Faris menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi instrumentasi dan otomasi bagi sivitas akademika, terutama di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial dan sistem siber-fisik. Menurutnya, kemampuan mengintegrasikan perangkat lunak, perangkat keras, dan AI akan menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam dunia riset maupun industri. Ia juga mengapresiasi terselenggaranya workshop ini sebagai sarana untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan praktis peserta dalam memanfaatkan teknologi terkini.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menyerahkan hibah kendaraan listrik GATe-eKarsa kepada Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM dalam acara yang diselenggarakan di Joglo Kumbakarna RSA UGM, Rabu (22/7). Serah terima hibah dilakukan secara simbolis oleh Ketua Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.E., Ph.D., IPM., SMIEEE., kepada Direktur Utama Rumah Sakit Akademik UGM, Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B. Subsp. Onk (K). GATe-eKarsa merupakan kendaraan listrik yang dikembangkan oleh tim peneliti DTETI FT UGM yang diketuai oleh Ir. Eka Firmansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM. untuk menjawab kebutuhan mobilitas di kawasan terbatas, khususnya di lingkungan rumah sakit. Nama eKarsa sendiri merupakan singkatan dari kendaraan elektrik RSA, yang lahir dari kebutuhan nyata RSA UGM akan moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelepasan Wisuda Program Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Fakultas Teknik UGM, Selasa (21/7). Sebanyak 92 lulusan mengikuti prosesi pelepasan yang terdiri atas 85 lulusan Program Magister dan 7 lulusan Program Doktor.
Pada periode ini, para lulusan mencatatkan capaian akademik yang membanggakan. Rata-rata masa studi lulusan magister adalah 2 tahun 2 bulan dengan IPK 3,75, sedangkan lulusan doktor menyelesaikan studi rata-rata dalam 5 tahun 4 bulan dengan IPK 3,90. Sebanyak 41 lulusan juga berhasil meraih predikat Pujian (cumlaude). Dari keseluruhan wisudawan, DTETI turut meluluskan 23 mahasiswa pada jenjang pascasarjana, yang terdiri atas 9 lulusan Program Studi Magister Teknik Elektro, 12 lulusan Program Studi Magister Teknologi Informasi, serta 2 lulusan Program Studi Doktor Teknik Elektro. Capaian ini menunjukkan kontribusi DTETI dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan industri di tingkat global.