Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Designing Your Skill Stack: The Future is Now” pada Jumat (8/5) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini menghadirkan Rizki Kurniawan, Founder Inipagi sekaligus CHO Fikri Studio, sebagai narasumber. Melalui materi yang disampaikan, Rizki mengajak mahasiswa untuk mulai memikirkan arah pengembangan diri dan kesiapan menghadapi dunia kerja sejak masa perkuliahan. Ia membuka sesi dengan pertanyaan reflektif mengenai rencana mahasiswa setelah lulus dan tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Dalam pemaparannya, Rizki menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan industri membuat satu kemampuan saja tidak lagi cukup untuk bertahan dan berkembang. Ia menyebut bahwa “one skill is a ticking clock”, di mana keterampilan tunggal memiliki risiko cepat tergantikan oleh perubahan zaman dan teknologi.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Distinguished Lecturer dengan menghadirkan Prof. Hossam A. Gabbar, Ph.D., P.Eng., pakar sistem energi cerdas dari Ontario Tech University, Kanada pada Jumat (24/4). Kegiatan yang berlangsung di Ruang S110 DTETI FT UGM ini dibuka oleh Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., selaku Koordinator KBK Sistem Energi listrik Cerdas Berkelanjutan DTETI FT UGM. Dalam sambutannya, Prof. Sarjiya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional serta mendorong pertukaran ilmu pengetahuan di bidang energi.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (13/03) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Beyond Studying Science or Engineering: What Is STEAM Education?” Kegiatan ini menghadirkan Aishah Prastowo, D.Phil, Principal Praxis High School sekaligus penerima beasiswa LPDP untuk studi doktoral di University of Oxford. Dalam pemaparannya, Aishah Prastowo menjelaskan bahwa pendidikan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan permasalahan nyata secara kreatif dan inovatif. Berbeda dengan pendekatan pembelajaran yang hanya berfokus pada penguasaan teori, STEAM mendorong peserta didik untuk terlibat langsung dalam proses pemecahan masalah melalui pendekatan interdisipliner dan berbasis proyek.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan kegiatan General Lecture bertajuk “From Reliability to Survivability: Engineering Renewable Dominant Power Systems” pada Kamis (5/3) di Meeting Room S110, Lantai 1 DTETI FT UGM. Sebagai narasumber dalam agenda kuliah umum tersebut adalah Dr. Cüneyt Süheyl Özveren, Academic Expert in Electrical Engineering and Energy System dari University of Dundee. Agenda diikuti oleh akademisi dan mahasiswa DTETI FT UGM khususnya pascasarjana. Kuliah umum ini membahas tantangan dan perkembangan terbaru dalam sistem tenaga listrik dengan penetrasi energi terbarukan yang tinggi. Topik yang disampaikan meliputi stabilitas sistem tenaga, fleksibilitas jaringan listrik, ketahanan terhadap kondisi cuaca ekstrem, serta pemanfaatan digital twin dan kecerdasan buatan (AI) untuk pemantauan risiko dan pengambilan keputusan operasional pada sistem energi modern.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (06/03) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Systematic Planning and Resilience.” Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Ibnu Fadhl Bagus Basuki, S.T., MBA, CFP, Komisaris PT Koiren Teknik Indonesia yang juga merupakan alumnus DTETI angkatan 2010. Dalam kuliah umum tersebut, Ibnu Fadhl Bagus Basuki berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya setelah lulus dari DTETI UGM serta pandangannya tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam mencapai tujuan hidup dan profesional. Sebagai alumni yang kini aktif di berbagai bidang industri dan kewirausahaan, ia mendorong mahasiswa untuk mulai memikirkan arah karier sejak dini serta mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mencapainya.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (27/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Engineering the Mind 5.0: Building Self-Regulation, Healthy Relationships, and Resilience for Future Engineers.” Kegiatan ini menghadirkan Dina Wahida, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang merupakan psikolog di Fakultas Teknik UGM.
Dalam pemaparannya, Dina Wahida menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting bagi mahasiswa, terutama di lingkungan pendidikan yang menuntut kemampuan akademik sekaligus kemampuan beradaptasi. Ia menyampaikan bahwa secara global satu dari tujuh remaja usia 10–19 tahun mengalami masalah kesehatan mental, sementara di Indonesia sekitar satu dari tiga remaja dilaporkan mengalami masalah kesehatan mental dalam satu tahun terakhir. Lebih lanjut, Dina menekankan pentingnya kemampuan self-regulation atau pengelolaan diri sebagai sistem kontrol internal yang melibatkan pikiran, emosi, dan perilaku. Kemampuan ini membantu individu mengenali emosi, mengelola respons terhadap stres, serta mengambil keputusan yang lebih adaptif dalam menghadapi berbagai situasi. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan kesadaran emosi (emotional awareness), melakukan cognitive reframing untuk mengubah pola pikir negatif, mengatur respons stres, serta memberi jeda sebelum merespons suatu situasi.
My Exchange Experience at UGM
Hello, my name is Romain. I am an engineering student at IMT Atlantique, France, and I had the opportunity to take part in an academic exchange at Universitas Gadjah Mada (UGM) during the first semester of my second year of Master’s degree.
During my exchange, I attended several courses in Data Science and IT Security. These courses allowed me to strengthen knowledge I had previously acquired, while also developing new skills and perspectives in these fields.
Throughout my stay, the students, professors, and administrative staff were very supportive and helpful, especially when dealing with the different academic and administrative challenges encountered during the exchange.
MY EXCHANGE SEMESTER AT UGM:
CYBERSECURITY & CULTURE
From Mines Saint-Étienne (France) to Universitas Gadjah Mada (Indonesia)
Hi! My name is Habibatou and I joined the Master of Information Technology program during the Fall semester 2025 to specialize in IT Security and Cloud Computing. The curriculum was hands-on and provided a unique perspective on digital challenges in Southeast Asia. Studying at this Master’s level with international peers was a major asset for my future career in Cyber Strategy.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menggelar Studium Generale pada Jumat (20/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kedua semester ini, tema yang diangkat adalah “Digital Forensik dan Kariernya di Era Digital”. Sebagai narasumber dalam kesempatan ini adalah Josua M. Sinambela, M.Eng., CEO PT Analis Forensik Digital sekaligus alumnus DTETI angkatan 2000. Dalam pemaparannya, Josua menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat membawa konsekuensi munculnya berbagai modus kejahatan baru di ruang digital. Di sinilah peran digital forensik menjadi krusial, yakni untuk menelusuri, menganalisis, dan memastikan keabsahan bukti digital agar dapat digunakan dalam proses hukum.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (13/02) bertempat di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini mengangkat tema “Work–Life Balance is a Marathon: Seni Menjaga Pace Agar Tidak Burnout”. Studium generale merupakan mata kuliah wajib di DTETI yang bertujuan untuk memberikan wawasan di luar ilmu keteknikan serta meningkatkan soft skills mahasiswa. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa dibekali perspektif praktis dengan menghadirkan praktisi profesional dari luar kampus yang berbagi pengalaman nyata terkait dunia kerja, pengembangan karier, dan kehidupan profesional. Kegiatan ini menjadi pertemuan pertama dari rangkaian kuliah Studium Generale semester ini dan diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa DTETI, dengan mayoritas peserta berasal dari angkatan 2022. Peserta terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Elektro (S1), Teknik Biomedis (S1), dan Teknologi Informasi (S1).