Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bekerja sama dengan PT Halia Teknologi Nusantara (HaliaTECH), mitra resmi National Instruments (NI) di Indonesia, menyelenggarakan workshop “Data Acquisition and Automated Instrument for Test using LabVIEW with AI” pada Selasa (28/7), di Multi Function Room 1, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM lantai 3. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan laboran yang antusias mempelajari pemanfaatan LabVIEW dalam akuisisi data, otomasi sistem, serta integrasi teknologi kecerdasan artifisial (AI). Acara dibuka oleh Muhammad Faris, S.T., M.Sc., Ph.D., dosen DTETI FT UGM. Dalam sambutannya, Faris menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi instrumentasi dan otomasi bagi sivitas akademika, terutama di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial dan sistem siber-fisik. Menurutnya, kemampuan mengintegrasikan perangkat lunak, perangkat keras, dan AI akan menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam dunia riset maupun industri. Ia juga mengapresiasi terselenggaranya workshop ini sebagai sarana untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan praktis peserta dalam memanfaatkan teknologi terkini.
Workshop menghadirkan dua narasumber dari PT Halia Teknologi Nusantara (HaliaTECH), yakni Andy Yuniawan, S.Tr.T., M.Tr.T., yang merupakan Certified LabVIEW Developer, serta Ananda Putra Affandi, Certified LabVIEW Associate Developer. Keduanya membagikan wawasan mengenai sejarah dan perkembangan LabVIEW, perangkat lunak pemrograman grafis yang dikembangkan oleh National Instruments (NI) dan telah banyak dimanfaatkan dalam bidang industri, akademik, maupun penelitian. Dalam sesi pemaparan, narasumber menjelaskan berbagai keunggulan LabVIEW dibandingkan perangkat lunak sejenis, terutama dari sisi fleksibilitas dan kemudahan integrasi dengan perangkat keras. LabVIEW tidak hanya kompatibel dengan produk National Instruments, tetapi juga dapat dihubungkan dengan berbagai instrumen dan perangkat yang telah tersedia di laboratorium. Dengan pendekatan graphical programming, pengguna dapat mengembangkan sistem secara lebih intuitif untuk kebutuhan simulasi, akuisisi data, otomasi instrumen, hingga pengembangan aplikasi berbasis web. Peserta juga diperkenalkan dengan konsep dasar data acquisition (DAQ), sistem pengujian otomatis (automated test systems), serta berbagai studi kasus penerapan LabVIEW dalam mendukung kegiatan riset dan pengembangan teknologi. Narasumber menunjukkan bagaimana LabVIEW dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi pengukuran, mempercepat analisis data, dan mengintegrasikan berbagai perangkat dalam satu ekosistem yang terhubung.

Antusiasme peserta terlihat pada sesi hands-on, di mana peserta berkesempatan mempraktikkan penggunaan LabVIEW secara langsung. Peserta membangun aplikasi sederhana dan melakukan pengukuran menggunakan perangkat keras yang terhubung ke komputer. Berbagai skenario pengujian, seperti pengambilan data temperatur, getaran, tegangan, arus, cahaya, dan regangan (strain), diperagakan menggunakan sensor dan perangkat National Instruments. Selain itu, peserta juga mempelajari teknik pengendalian instrumen laboratorium menggunakan LabVIEW untuk menciptakan sistem pengujian yang lebih efisien dan terotomasi. Sesi ini memberikan gambaran mengenai pentingnya integrasi antara perangkat lunak dan perangkat keras dalam mendukung pengembangan solusi teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan industri modern.
Menjelang akhir acara, narasumber memperkenalkan Nigel AI, fitur terbaru dari National Instruments yang terintegrasi dengan LabVIEW. Teknologi berbasis kecerdasan artifisial ini dirancang untuk membantu pengguna dalam merancang dan mengembangkan sistem secara lebih cepat dan efisien. Dengan dukungan Nigel AI, pengguna dapat memperoleh rekomendasi dalam proses pengembangan aplikasi, mempercepat penyusunan alur kerja, serta mempermudah implementasi solusi untuk berbagai kebutuhan penelitian dan industri. Melalui kegiatan ini, DTETI FT UGM berharap para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan LabVIEW dan AI dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi. Workshop ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara DTETI FT UGM dengan mitra industri serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan teknologi instrumentasi, otomasi, dan sistem cerdas di masa depan. (EFJ)