Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan kegiatan General Lecture bertajuk “From Reliability to Survivability: Engineering Renewable Dominant Power Systems” pada Kamis (5/3) di Meeting Room S110, Lantai 1 DTETI FT UGM. Sebagai narasumber dalam agenda kuliah umum tersebut adalah Dr. Cüneyt Süheyl Özveren, Academic Expert in Electrical Engineering and Energy System dari University of Dundee. Agenda diikuti oleh akademisi dan mahasiswa DTETI FT UGM khususnya pascasarjana. Kuliah umum ini membahas tantangan dan perkembangan terbaru dalam sistem tenaga listrik dengan penetrasi energi terbarukan yang tinggi. Topik yang disampaikan meliputi stabilitas sistem tenaga, fleksibilitas jaringan listrik, ketahanan terhadap kondisi cuaca ekstrem, serta pemanfaatan digital twin dan kecerdasan buatan (AI) untuk pemantauan risiko dan pengambilan keputusan operasional pada sistem energi modern.

Selain sesi kuliah umum, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik dan riset internasional. Dalam pertemuan tersebut dilaksanakan diskusi pemetaan research gap dan peluang kolaborasi riset antara Universitas Gadjah Mada dengan University of Dundee serta kemungkinan kerja sama dengan institusi akademik di Turki yang memiliki fokus serupa di bidang sistem energi dan ketenagalistrikan. Diskusi kolaborasi ini menyoroti beberapa isu strategis, antara lain integrasi energi terbarukan dalam sistem tenaga, pengembangan teknologi smart grid, pemanfaatan AI dan digital twin dalam monitoring sistem energi, serta strategi peningkatan resilience dan survivability pada jaringan listrik modern.
Selain itu, para akademisi juga membahas peluang pengembangan program PhD melalui skema sandwich maupun joint supervision antara UGM dan mitra internasional. Skema ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa doktoral untuk melakukan penelitian bersama, pertukaran akademik, serta supervisi lintas institusi pada topik-topik kolaboratif yang relevan dengan transformasi sistem energi global. Melalui kegiatan ini, DTETI FT UGM berharap dapat memperkuat kolaborasi riset internasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan penelitian bersama dalam bidang renewable energy systems, power system resilience, dan digitalization of energy infrastructure.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen akademik dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya pada Affordable and Clean Energy (SDG 7), Industry, Innovation and Infrastructure (SDG 9), serta Climate Action (SDG 13). (EFJ)
