• Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik
  • Webmail
  • Pusat TI
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Depan
  • Profil
    • Sejarah DTETI
    • Visi Misi Tujuan
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
  • Program Studi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
    • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
    • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
    • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
    • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
    • International Undergraduate Program
  • Penelitian
    • Grup Penelitian
    • Laboratorium Penelitian
  • Evaluasi Diri
    • Evaluasi Diri
    • Hasil Survei Layanan DTETI
    • Hasil Survei Layanan FT
  • Fasilitas
    • Sumber Daya dan Sistem Informasi
    • Layanan Kesehatan
    • Perpustakaan
    • Denah Ruangan
  • IUP
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa Doktor DTETI UGM Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Kanker Kulit

Mahasiswa Doktor DTETI UGM Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Kanker Kulit

  • Berita
  • 29 January 2026, 04.06
  • Oleh: Rasya Swarnasta
  • 0

Mahasiswa Program Doktor Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Erwin Setyo Nugroho, menjalani ujian tertutup disertasi pada Kamis (22/1).

Ujian disertasi tersebut dipimpin oleh Lesnanto Multa Putranto, M.Eng., Ph.D. sebagai Ketua Penguji, dengan Prof. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Promotor dan Dr.Eng. Igi Ardiyanto, S.T., M.Eng. sebagai Co-Promotor. Tim penguji turut melibatkan Dr.Eng. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng., Dr. Ir. Rudy Hartanto, M.T., Dr. Ahmad Nasikun, M.Sc., Prof. Dr. Eng. Fransisco Danang Wijaya, S.T., M.T., serta Dr. Esa Prakasa, M.T. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai anggota penguji.

Dalam disertasinya, Erwin mengangkat topik pengembangan kecerdasan buatan yang dapat membantu dokter dalam mendiagnosis lesi kulit berpigmen, termasuk melanoma yang dikenal sebagai salah satu kanker kulit paling agresif dan berisiko tinggi apabila terlambat terdeteksi. Meningkatnya kasus melanoma secara global menjadikan deteksi dini sebagai tantangan penting dalam dunia dermatologi.

Erwin menjelaskan bahwa meskipun dermoskopi telah banyak digunakan sebagai metode non-invasif untuk pemeriksaan lesi kulit, proses interpretasi citra masih sangat bergantung pada pengalaman dokter dan rentan terhadap subjektivitas. Variasi bentuk, warna, hingga gangguan visual seperti rambut atau bayangan sering kali menyulitkan proses diagnosis. Di sinilah kecerdasan buatan, khususnya deep learning, berpotensi menjadi sistem bantu diagnosis yang andal.

Kebaruan utama (novelty) dari penelitian ini terletak pada pengembangan model Interpretable Machine Learning (IML), yang tidak hanya menargetkan akurasi tinggi, tetapi juga mampu menjelaskan alasan di balik keputusan model. Berbeda dengan banyak model AI medis yang bersifat black-box, pendekatan ini dirancang agar lebih mudah dipahami dan dipercaya oleh dokter.

Model yang dikembangkan memanfaatkan arsitektur Inception-v3 yang dioptimasi dengan teknik data augmentation, Bayesian hyperparameter tuning, serta mekanisme attention. Sistem ini dilengkapi dua fitur interpretabilitas utama: visualisasi area citra penting menggunakan Grad-CAM, serta penyajian citra pembanding yang mirip melalui Content-Based Image Retrieval (CBIR). Pendekatan ini menyerupai cara dokter membandingkan kasus berdasarkan pengalaman klinis.

Pengujian menggunakan dataset ISIC 2019 yang mencakup delapan kelas lesi kulit menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan akurasi 97,38% dan sensitivitas 98,50%, menandakan kemampuan tinggi dalam mendeteksi lesi yang bersifat kritis. Selain itu, studi pengguna yang melibatkan 33 dokter spesialis kulit membuktikan bahwa fitur interpretabilitas secara signifikan meningkatkan tingkat kepercayaan dokter terhadap sistem. Ke depannya, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem bantu diagnosis medis yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga transparan, dapat dipahami, dan siap diadopsi dalam praktik klinis, khususnya untuk mendukung deteksi dini kanker kulit. (RAS)

Tags: Fakultas Teknik UGM SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGs

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pencarian

Berita Terkini

  • Rizki Kurniawan Ajak Mahasiswa DTETI FT UGM Membangun Skill Stack di Era Digital
    May 8, 2026
  • Mahasiswa DTETI Dominasi Monad Blitz Hackathon 2026 melalui UGM Blockchain Club
    May 6, 2026
  • Magatrika FT UGM Sukses Selenggarakan Kunjungan Industri 2026 ke PLTGU Tambak Lorok dan GITET Ungaran
    May 4, 2026
  • DTETI UGM Gandeng SAPDA Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Difabel melalui Pelatihan Energi Terbarukan
    May 4, 2026
  • DTETI FT UGM Hadirkan Pakar Internasional Bahas Energi Hibrida dan Digital Twin
    April 30, 2026
  • Perkuat Kolaborasi Global melalui Kunjungan ke The University of Electro-Communications, Jepang
    April 28, 2026
  • Yuki Shafa Maheswari Raih Juara 1 dan Atlet Terbaik di Sleman Battle Arena 2026
    April 27, 2026
  • Mahasiswa UGM Kembali Raih Kemenangan di Hackathon Blockchain Internasional Synthesis
    April 27, 2026
  • Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Internasional dengan Proyek yang Dibangun Sepenuhnya oleh AI Agent
    April 27, 2026
  • Bangun Kolaborasi Akademik dan Riset Internasional bersama Chiba University dan Tokai University Jepang
    April 17, 2026
  • Perluas Kolaborasi Akademik bersama Shibaura Institute of Technology, Jepang
    April 16, 2026
  • DTETI UGM Gelar Sosialisasi dan Pelatihan PLTS bagi Warga Terban
    April 15, 2026
  • Mahasiswa DTETI UGM Raih Medali Perak pada IMC 2024 di Bulgaria
    April 14, 2026
  • Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Tokyo University of Agriculture and Technology, Jepang
    April 14, 2026
  • Tim GamaXnergy DTETI UGM Raih Juara 1 FertInnovation Challenge 2025
    April 13, 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM Yogyakarta, 55281
teti@ugm.ac.id
+62 (274) 552305
+62 (274) 552305

Program Studi

  • Program Sarjana Program Studi Teknik Elektro
  • Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Sarjana Program Studi Teknik Biomedis
  • Program Magister Program Studi Teknik Elektro
  • Program Magister Program Studi Teknologi Informasi
  • Program Doktor Program Studi Teknik Elektro
  • International Undergraduate Program

Akademi dan Training

  • Cisco Networking Academy
  • Microsoft Inovation Center
  • Schneider Training Center

Kemahasiswaan & Alumni

  • KMTETI
  • KATETIGAMA

Media Sosial

  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook

© Universitas Gadjah Mada

KMTETIKATETIGAMA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY