Mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan prestasi di kancah nasional. Tim Koopa Troopa, yang beranggotakan Fatakhillah Yusro (Teknik Elektro 2022) dan Rafael Wicaksono Hadi (Ilmu Aktuaria 2022), berhasil meraih 1st Winner (Juara 1) pada Business Case Competition Ideanation 2025 yang diselenggarakan oleh BEM Sekolah Bisnis IPB. Pengumuman pemenang diinformasikan pada Rabu (19/11) lalu.
Kompetisi tingkat nasional ini menguji kemampuan peserta dalam menganalisis dan merancang solusi bisnis melalui studi kasus nyata dari industri. Pada tahap preliminary dan semi-final, Tim Koopa Troopa diminta merancang produk asuransi untuk carbon credit, dituangkan dalam bentuk proposal, pitch deck, dan video penjelasan. Sementara pada babak final, tantangan meningkat signifikan, yakni peserta harus merancang produk asuransi untuk kendaraan listrik (EV) secara real-time selama 7 jam tanpa akses internet dan tanpa kalkulator, hanya bermodalkan data dan literatur yang disediakan panitia.
Pada tahap awal kompetisi, Tim Koopa Troopa mengusulkan solusi tCarbon, sebuah konsep perlindungan yang menjaga nilai kredit karbon dari hulu ke hilir melalui sistem asesmen, monitoring, dan verifikasi yang menyeluruh. Solusi ini dirancang untuk memastikan kredibilitas transaksi kredit karbon sekaligus mendorong adopsi mekanisme dekarbonisasi di sektor industri.
Di babak final, tim kembali menghadirkan gagasan yang inovatif melalui ekosistem perlindungan kendaraan listrik (EV Insurance Ecosystem). Solusi ini mencakup standar perlindungan menyeluruh mulai dari komponen baterai, sistem elektrikal kendaraan, hingga risiko di fasilitas pengisian daya (SPKLU). Pendekatan ini tidak hanya memperluas layanan perlindungan bagi pengguna EV, tetapi juga memposisikan Tugu Insurance sebagai pelopor asuransi karbon dan kendaraan listrik di Indonesia.
Atas capaian tersebut, Tim Koopa Troopa memperoleh hadiah berupa cash prize, trofi, dan sertifikat. Prestasi ini semakin membuktikan kualitas kompetensi mahasiswa UGM dalam analisis bisnis inovatif dan kontribusi terhadap isu keberlanjutan di sektor industri. (RAS)