Mahasiswa DTETI kembali menunjukkan daya saingnya di ajang inovasi teknologi internasional. Tim Nuvia-Labs, yang salah satu anggotanya adalah Habib Fabian Fahlesi (Teknologi Informasi 2022), berhasil meraih penghargaan Top 12 Asia Pacific (APAC) Region pada kompetisi Base Batches 002 – Builder Track Hackathon. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Base Global dan diikuti oleh para builder, pengembang, serta inovator blockchain dari berbagai negara.
Base Batches 002 – Builder Track Hackathon merupakan ajang internasional yang menantang peserta untuk mengembangkan produk inovatif berbasis blockchain yang diimplementasikan langsung pada ekosistem Base. Dalam kompetisi ini, peserta diminta menghasilkan Proof of Concept (PoC) yang matang, dilengkapi dengan pitch deck serta prototype demo video yang menunjukkan potensi implementasi produk secara nyata di dunia industri Web3.
Dalam ajang tersebut, Tim Nuvia-Labs yang terdiri atas Habib Fabian Fahlesi bersama tiga anggota lainnya dari Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan Universitas AMIKOM, mengembangkan produk bertajuk “Nuvia – AI-Powered DeFi Strategy Mini Apps.” Produk ini dirancang untuk menjawab tantangan utama di ekosistem Decentralized Finance (DeFi), khususnya pada aktivitas yield farming yang selama ini dikenal kompleks, dinamis, dan memerlukan pemantauan berkelanjutan terhadap berbagai protokol serta perubahan APY.
Melalui pendekatan kecerdasan buatan (AI), Nuvia menghadirkan asisten pintar yang mampu menganalisis kondisi pasar secara real-time, memilih strategi yield farming terbaik secara otomatis, serta mengeksekusi transaksi secara aman langsung di blockchain. Seluruh proses tersebut dikemas dalam bentuk mini-app yang sederhana dan mudah digunakan, sehingga DeFi farming dapat diakses oleh lebih banyak pengguna tanpa memerlukan keahlian teknis yang tinggi.
Dengan Nuvia, pengguna dapat menemukan peluang yield terbaik dalam waktu singkat, menyesuaikan strategi investasi berdasarkan profil risiko, memantau performa aset melalui analitik cerdas, serta bertransaksi dengan lebih percaya diri berkat pembaruan analisis AI yang berkelanjutan. Inovasi ini dinilai juri mampu menyederhanakan proses DeFi farming dari aktivitas manual yang rumit menjadi pengalaman yang otomatis, efisien, dan intuitif.
Atas pencapaian tersebut, Tim Nuvia-Labs berhak memperoleh hadiah sebesar USD 5.000. Prestasi ini menjadi bukti kontribusi mahasiswa DTETI FT UGM dalam pengembangan inovasi teknologi blockchain dan kecerdasan buatan di tingkat global. (RAS)