Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM meraih prestasi melalui Tim SUTET MANIA, yang terdiri dari Ranggawikan Wastusawika (Teknik Elektro 2024) sebagai ketua tim, serta Sadhani Girind (Teknik Elektro 2024) dan Aulia Nur Fajri (Teknologi Informasi 2024). Tim ini berhasil meraih Juara 2 dalam Idea Competition pada ajang National Electrical Summit (NEST) 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Elektro (IME) Fakultas Teknik Universitas Indonesia tingkat nasional. Kompetisi ini mengangkat tema “Empowering Sustainability: Transforming Emerging Renewable Energy Technologies”, menantang mahasiswa untuk menghadirkan solusi inovatif di bidang energi terbarukan dan diumumkan pada Sabtu (29/11) lalu.
Dalam kompetisi ini, Tim SUTET MANIA membawakan inovasi bertajuk ATHENA (Acoustic-Thermal Hybrid Energy for Next-gen Airports), sebuah sistem energi hibrida yang memanfaatkan panas ekstrem dari aspal landasan pacu melalui Thermoelectric Generator (TEG) dan kebisingan intensitas tinggi dari mesin pesawat dengan Coniform Helmholtz Resonator Triboelectric Nanogenerator (CHR-TENG). Pengembangan ATHENA melibatkan riset mendalam, mulai dari analisis teknis, simulasi termal, studi kelayakan ekonomi, hingga persiapan presentasi yang disampaikan langsung di Gedung MRPQ Universitas Indonesia.
Sistem ATHENA menunjukkan potensi energi yang signifikan dan berkelanjutan untuk operasional bandara. Sistem TEG diproyeksikan menghasilkan 473,28 kWh per hari, cukup untuk menyuplai Airfield Ground Lighting (AGL) dan mengisi kendaraan listrik bandara (e-GSE), sementara CHR-TENG mampu menghasilkan 2,975 Watt, yang dapat mendukung jaringan sensor Structural Health Monitoring (SHM). Seluruh energi yang dihasilkan bebas emisi, sehingga mendukung operasional bandara yang lebih hijau dan ramah lingkungan. Inovasi ini menegaskan bahwa panas terbuang dan polusi suara di bandara dapat diubah menjadi peluang energi terbarukan.
Atas prestasi ini, Tim SUTET MANIA menerima uang tunai dan sertifikat, sekaligus menegaskan reputasi mahasiswa TE & TI FT UGM sebagai generasi muda yang inovatif, kompeten, dan mampu menghadirkan solusi teknologi berkelanjutan bagi tantangan energi di Indonesia. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan inovasi energi hijau yang aplikatif dan berdampak sosial nyata. (RAS)