Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM meraih prestasi melalui Tim SUTET MANIA, yang terdiri dari Ranggawikan Wastusawika (Teknik Elektro 2024) sebagai ketua tim, serta Sadhani Girind (Teknik Elektro 2024) dan Aulia Nur Fajri (Teknologi Informasi 2024). Tim ini berhasil meraih Juara 2 dalam Idea Competition pada ajang National Electrical Summit (NEST) 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Elektro (IME) Fakultas Teknik Universitas Indonesia tingkat nasional. Kompetisi ini mengangkat tema “Empowering Sustainability: Transforming Emerging Renewable Energy Technologies”, menantang mahasiswa untuk menghadirkan solusi inovatif di bidang energi terbarukan dan diumumkan pada Sabtu (29/11) lalu.
SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau
Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tim Fatatang, yang diketuai oleh Fatakhilah Yusro (Teknik Elektro 2022), berhasil meraih 1st Winner (Juara 1) dalam Lomba Karya Tulis Inovasi WattNext by PLN Mobile 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PLN Mobile, bertempat di Universitas Jenderal Soedirman, Surakarta, pada Rabu (5/11) lalu.
WattNext by PLN Mobile merupakan lomba inovasi nasional yang menantang peserta untuk menyampaikan ide kreatif berbasis teknologi Internet of Things (IoT) demi menjawab kebutuhan strategis di industri dan sektor agrikultur. Peserta harus menuangkan gagasan dalam bentuk proposal, poster, serta materi presentasi, yang kemudian dinilai langsung oleh panel juri dari kalangan industri dan akademisi. Ajang ini diikuti oleh 122 tim dari 33 perguruan tinggi di Indonesia, menunjukkan tingginya daya saing kompetisi.
Indonesia menerapkan kebijakan mandatori campuran bioetanol 10% pada bahan bakar (E10). Disampaikan oleh Kementerian ESDM pada Jum’at (24/10) lalu, kebutuhan tahunan untuk memenuhi E10 adalah sekitar 1,4 juta kL etanol. Mengenai hal ini, Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi sekaligus Direktur Engineering Research and Innovation Center (ERIC) FT UGM dan Pakar Energi UGM, memberikan pandangannya. Ia menyampaikan dalam wawancara Investor Market Today BeritaSatu, bahwa kebijakan ini merupakan langkah baik menuju kemandirian energi, tetapi membutuhkan kesiapan menyeluruh dari hulu ke hilir.
Dua dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) meraih kesempatan bergengsi di tingkat internasional. Pertama, Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU, yang memiliki keahlian dalam sistem energi terbarukan dan kebijakan kelistrikan. Kedua, Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D., dosen DTETI dengan spesialisasi dalam Electrical Impedance Tomography, biomedical imaging, dan biosensor.
Kedua akademisi ini diundang untuk berpartisipasi dalam 23rd Conference on International Exchange Professionals (CIEP) 2025 yang akan diselenggarakan di Shanghai, Tiongkok, pada 19-25 Oktober 2025. Konferensi bergengsi ini menjadi wadah bertemunya talenta global untuk berbagi ilmu, membangun kolaborasi, dan mengeksplorasi inovasi di berbagai disiplin. Dalam perhelatan ini, Jinan University mendapat kehormatan menjadi penyelenggara salah satu sub-forum dengan tema Chemistry and Materials, Optoelectronic, dan Renewable Energy.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjadi tuan rumah pelaksanaan Factory Acceptance Test (FAT) dan Hardware-in-the-Loop (HIL) Test untuk Smart Microgrid Bawean. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 20–21 Agustus 2025, di Ruang B304 Gedung ERIC FT UGM, Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari PLN UID Jawa Timur, PLN Divisi RSD, PLN Divisi ODJ, PLN Icon Plus, PLN Enjiniring, PLN Puslitbang, PT Royal Energy Resources, serta UGM sebagai mitra akademik.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), bersama perwakilan dari Zhejiang University (ZJU), Tiongkok, dan SUPCON melaksanakan kunjungan akademik dan industri ke sejumlah fasilitas strategis milik PT PLN (Persero) pada tanggal 4 hingga 5 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari kemitraan strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi, khususnya di sektor ketenagalistrikan. Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa program magister dan doktor bidang energi DTETI UGM, dan didampingi oleh jajaran dosen, yaitu Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., Ir. Lesnanto Multa Putranto, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE, dan Ir. Roni Irnawan, S.T., M.Sc., Ph.D., SMIEEE.
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) UGM sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM, tampil sebagai narasumber dalam forum nasional PJCI Energy Talk 22 yang digelar secara daring pada Rabu (25/6). Forum ini mengangkat tema “Strengthening the Role of Demand in Indonesia’s Power Sector: Concrete Steps Toward an Efficient and Sustainable Future”, yang menjadi ruang diskusi strategis lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat peran sisi permintaan (demand side) dalam sistem ketenagalistrikan nasional. Prof. Sarjiya hadir bersama para pakar dan praktisi untuk membahas teknologi Smart Grid serta rancangan regulasi yang mendukung efisiensi energi di masa depan.
Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, UGM sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM, hadir sebagai narasumber dalam acara COLONY Insight bertajuk “From Spain’s Blackout to Indonesia’s Reliable Future”, Selasa (27/5). Bersama pembicara lain, Prof. Sarjiya mengupas kronologi dan pembelajaran dari insiden blackout besar di Spanyol–Portugal sebagai cermin kesiapan sistem ketenagalistrikan Indonesia di era transisi energi berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT).
Brahmantio Farhan Rabbani, mahasiswa program studi Teknik Elektro angkatan 2021 dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, kembali menorehkan prestasi membanggakan bersama timnya. Mengusung nama Tim “Penguasa Petir”, ia bersama dua rekannya, I Putu Buddhi Gunawan dan Muhammad Ikhsan, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang National Electrical Power System Competition (NESCO) 2025 yang diselenggarakan oleh DTETI FT UGM yang diumumkan Minggu (10/5) lalu.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, UGM bersama Magatrika UGM bekerja sama dengan PT Wärtsilä Indonesia mengadakan workshop mengenai power system pada Jum’at (9/5). Workshop ini bertajuk “Ensuring Grid Reliability in Modern Power Systems” yang diselenggarakan di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) UGM.
Acara ini menghadirkan dua pembicara dari PT Wärtsilä Indonesia—Wiwin Suhendri (Senior Business Development Manager) dan Febron Siregar (Sales Director)—serta sambutan pembuka oleh Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., Guru Besar UGM dalam bidang operasi dan perencanaan sistem tenaga. Kegiatan ini dihadiri oleh para sivitas akademika DTETI yang terdiri dari berbagai jenjang dari Sarjana, Magister, dan Doktor, menjadi ruang diskusi penting bagi para pelaku dan pemikir sistem tenaga nasional dalam menghadapi tantangan transisi energi.