Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang inovasi teknologi industri. Tim Prapertung, yang beranggotakan Albi Fauzan Muftihadi (Teknik Elektro 2022), Eduardus Bagus Wicaksono (Teknologi Informasi 2022), Farel Sijabat (Teknik Elektro 2022), dan Fatakhilah Yusro (Teknik Elektro 2022, ketua tim), berhasil meraih Juara 2 dalam Siemens Next-Gen Student Competition (NGSC) 2025. Perlombaan ini diluncurkan akhir September dan pengumumannya diinformasikan pada Jum’at (7/11) lalu.
Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Siemens ini menantang peserta untuk merancang ide inovatif dalam mewujudkan Smart and Sustainable Manufacturing Process. Lomba berlangsung dalam format perancangan proposal solusi industri yang komprehensif, meliputi penyusunan konsep, penyusunan pitch deck, pembuatan video, hingga implementasi sederhana berbasis teknologi.
Dalam kompetisi ini, Tim Prapertung memilih Tema 4: Smart Material Circulation and Warehouse Management dengan menghadirkan solusi teknis bernama MatriX. Sistem ini merupakan konsep smart warehouse dan material tracking yang terintegrasi dengan aktuasi AGV (Automated Guided Vehicle) serta lima subsistem pendukung lainnya. MatriX dikembangkan untuk mengoptimalkan alur pergerakan material, efisiensi pergudangan, dan pengurangan risiko human error di lingkungan manufaktur.
Selain unggul dari sisi inovasi teknis, MatriX juga menunjukkan kelayakan finansial yang kuat. Hasil analisis menyatakan bahwa sistem tersebut memiliki potensi Return of Investment (ROI) kurang dari 3 tahun, sehingga layak diterapkan pada sektor industri dan sejalan dengan visi Siemens dalam mendukung transisi menuju Net Zero Emission tanpa mengurangi produktivitas perusahaan.
Melalui pencapaian ini, Tim Prapertung berhasil membawa pulang hadiah berupa uang tunai serta kesempatan internship di Siemens Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa DTETI FT UGM dalam menciptakan solusi teknologi yang aplikatif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan industri. (RAS)