Mahasiswa Program Doktor Program Studi Teknik Elektro DTETI FT UGM, Bernadectus Yudi Dwiandiyanta, mengikuti ujian tertutup disertasi pada Rabu (21/1) lalu. Penelitian yang diujikan mengangkat topik pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memprediksi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebuah bidang yang menantang karena karakter pasar saham Indonesia yang sangat fluktuatif dan sulit diprediksi.
Dalam disertasinya, Bernadectus menyoroti persoalan utama dalam pemodelan harga saham, yakni tingginya “noise” atau gangguan data, perubahan pola yang tidak stabil, serta risiko kesalahan analisis akibat penggunaan indikator yang berlebihan. Kondisi ini kerap membuat model prediksi terlihat akurat di atas kertas, tetapi sulit diandalkan ketika diterapkan pada data nyata di pasar modal. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih realistis dan selaras dengan karakter data runtun waktu pada pasar saham.