Tim Gajah Mada Tuir berhasil meraih penghargaan Best Presentation pada ajang Hackathon IT National Competition Arkavidia 10.0 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika Institut Teknologi Bandung (HMFTI). Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan solusi digital inovatif yang dapat menjawab berbagai tantangan di masyarakat.
Tim Gajah Mada Tuir diketuai oleh Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022) dengan anggota Nareswari Ayu Prabowo (Ilmu Komputer 2024), Arkananta Firjatullah Ariza (Teknik Elektro 2022), dan Muhamad Daffa Azfa Rabbani (Teknologi Informasi 2022). Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang untuk merancang Minimum Viable Product (MVP) berbasis teknologi yang relevan dengan tema “Re:AI – Architecture Tomorrow’s Organizations”, yaitu pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membangun organisasi masa depan yang lebih inovatif, inklusif, serta mampu menjawab isu sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Pada ajang ini, tim Gajah Mada Tuir mengembangkan solusi berbasis aplikasi bernama BIMA (Business Intelligence & Machine Assistant). Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM sektor ritel di Indonesia dalam mengelola operasional bisnis secara lebih efektif. BIMA dilengkapi dengan berbagai fitur, seperti operational context structuring, inventory risk detection, serta business health insight yang dapat membantu pemilik usaha memahami kondisi bisnisnya secara lebih menyeluruh.
Melalui fitur-fitur tersebut, aplikasi BIMA diharapkan mampu membantu UMKM dalam melakukan pelacakan stok secara lebih akurat serta mendukung pengambilan keputusan bisnis berbasis data. Solusi ini menjadi relevan mengingat banyak pelaku usaha ritel skala kecil masih menghadapi tantangan dalam manajemen inventori dan analisis performa bisnis.
Atas gagasan dan penyampaian ide yang dinilai jelas, terstruktur, dan berdampak, tim Gajah Mada Tuir berhasil meraih penghargaan Best Presentation dalam kompetisi tersebut. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, tim memperoleh hadiah sebesar Rp1.000.000.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi teknologi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. (RAS)