Tiga mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang ICPC Asia Jakarta Regional Contest 2025. Tim yang terdiri dari Daniel Anantadhirya Adyawisesa Linan (Teknologi Informasi angkatan 2022), Polikarpus Arya Pradhanika (Teknologi Informasi angkatan 2023), dan Rama Sulaiman Nurcahyo (Teknologi Informasi angkatan 2022), yang dikenal sebagai Tim GMAC, sukses meraih Medali Perunggu pada kompetisi tingkat internasional tersebut.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Binus University bersama ICPC Foundation ini merupakan salah satu ajang paling bergengsi di bidang competitive programming. Kegiatan ini menguji kemampuan peserta dalam merancang strategi algoritma, berpikir logis, serta menyelesaikan permasalahan kompleks secara efisien dalam batas waktu yang ketat.
Sebelum melaju ke tingkat regional Asia, Tim GMAC terlebih dahulu mengikuti tahap preliminary, yaitu Indonesian National Contest (INC), yang diikuti oleh lebih dari 437 tim dari berbagai perguruan tinggi. Dalam tahap ini, tim berhasil meraih peringkat ke-4, sehingga berhak melaju ke babak regional.
Babak regional diselenggarakan secara luring di Jakarta pada 22–24 November 2025, dengan diikuti oleh 70 tim terbaik dari 20 perguruan tinggi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Singapura, Taiwan, dan Vietnam. Dalam kompetisi ini, peserta dihadapkan pada soal-soal dengan tingkat kompleksitas tinggi yang menuntut ketepatan algoritma serta efisiensi solusi.
Melalui kerja sama tim yang solid, strategi yang matang, serta ketenangan dalam menghadapi tekanan, Tim GMAC berhasil menunjukkan performa terbaiknya dan meraih Medali Perunggu. Atas pencapaian tersebut, tim juga memperoleh sertifikat serta merchandise sebagai bentuk apresiasi.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi DTETI UGM, tetapi juga menunjukkan daya saing mahasiswa Indonesia di tingkat internasional, khususnya dalam bidang teknologi dan pemrograman. (RAS)