Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (13/03) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Beyond Studying Science or Engineering: What Is STEAM Education?” Kegiatan ini menghadirkan Aishah Prastowo, D.Phil, Principal Praxis High School sekaligus penerima beasiswa LPDP untuk studi doktoral di University of Oxford. Dalam pemaparannya, Aishah Prastowo menjelaskan bahwa pendidikan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan permasalahan nyata secara kreatif dan inovatif. Berbeda dengan pendekatan pembelajaran yang hanya berfokus pada penguasaan teori, STEAM mendorong peserta didik untuk terlibat langsung dalam proses pemecahan masalah melalui pendekatan interdisipliner dan berbasis proyek.
IKU 4: Praktisi Mengajar di Dalam Kampus
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan kegiatan General Lecture bertajuk “From Reliability to Survivability: Engineering Renewable Dominant Power Systems” pada Kamis (5/3) di Meeting Room S110, Lantai 1 DTETI FT UGM. Sebagai narasumber dalam agenda kuliah umum tersebut adalah Dr. Cüneyt Süheyl Özveren, Academic Expert in Electrical Engineering and Energy System dari University of Dundee. Agenda diikuti oleh akademisi dan mahasiswa DTETI FT UGM khususnya pascasarjana. Kuliah umum ini membahas tantangan dan perkembangan terbaru dalam sistem tenaga listrik dengan penetrasi energi terbarukan yang tinggi. Topik yang disampaikan meliputi stabilitas sistem tenaga, fleksibilitas jaringan listrik, ketahanan terhadap kondisi cuaca ekstrem, serta pemanfaatan digital twin dan kecerdasan buatan (AI) untuk pemantauan risiko dan pengambilan keputusan operasional pada sistem energi modern.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (06/03) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Systematic Planning and Resilience.” Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Ibnu Fadhl Bagus Basuki, S.T., MBA, CFP, Komisaris PT Koiren Teknik Indonesia yang juga merupakan alumnus DTETI angkatan 2010. Dalam kuliah umum tersebut, Ibnu Fadhl Bagus Basuki berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya setelah lulus dari DTETI UGM serta pandangannya tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam mencapai tujuan hidup dan profesional. Sebagai alumni yang kini aktif di berbagai bidang industri dan kewirausahaan, ia mendorong mahasiswa untuk mulai memikirkan arah karier sejak dini serta mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mencapainya.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (27/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kali ini, tema yang diangkat adalah “Engineering the Mind 5.0: Building Self-Regulation, Healthy Relationships, and Resilience for Future Engineers.” Kegiatan ini menghadirkan Dina Wahida, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang merupakan psikolog di Fakultas Teknik UGM.
Dalam pemaparannya, Dina Wahida menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting bagi mahasiswa, terutama di lingkungan pendidikan yang menuntut kemampuan akademik sekaligus kemampuan beradaptasi. Ia menyampaikan bahwa secara global satu dari tujuh remaja usia 10–19 tahun mengalami masalah kesehatan mental, sementara di Indonesia sekitar satu dari tiga remaja dilaporkan mengalami masalah kesehatan mental dalam satu tahun terakhir. Lebih lanjut, Dina menekankan pentingnya kemampuan self-regulation atau pengelolaan diri sebagai sistem kontrol internal yang melibatkan pikiran, emosi, dan perilaku. Kemampuan ini membantu individu mengenali emosi, mengelola respons terhadap stres, serta mengambil keputusan yang lebih adaptif dalam menghadapi berbagai situasi. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan kesadaran emosi (emotional awareness), melakukan cognitive reframing untuk mengubah pola pikir negatif, mengatur respons stres, serta memberi jeda sebelum merespons suatu situasi.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menggelar Studium Generale pada Jumat (20/02) di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Pada pertemuan kedua semester ini, tema yang diangkat adalah “Digital Forensik dan Kariernya di Era Digital”. Sebagai narasumber dalam kesempatan ini adalah Josua M. Sinambela, M.Eng., CEO PT Analis Forensik Digital sekaligus alumnus DTETI angkatan 2000. Dalam pemaparannya, Josua menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat membawa konsekuensi munculnya berbagai modus kejahatan baru di ruang digital. Di sinilah peran digital forensik menjadi krusial, yakni untuk menelusuri, menganalisis, dan memastikan keabsahan bukti digital agar dapat digunakan dalam proses hukum.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Jumat (13/02) bertempat di Ruang Kuliah E6 DTETI FT UGM. Kegiatan ini mengangkat tema “Work–Life Balance is a Marathon: Seni Menjaga Pace Agar Tidak Burnout”. Studium generale merupakan mata kuliah wajib di DTETI yang bertujuan untuk memberikan wawasan di luar ilmu keteknikan serta meningkatkan soft skills mahasiswa. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa dibekali perspektif praktis dengan menghadirkan praktisi profesional dari luar kampus yang berbagi pengalaman nyata terkait dunia kerja, pengembangan karier, dan kehidupan profesional. Kegiatan ini menjadi pertemuan pertama dari rangkaian kuliah Studium Generale semester ini dan diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa DTETI, dengan mayoritas peserta berasal dari angkatan 2022. Peserta terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Elektro (S1), Teknik Biomedis (S1), dan Teknologi Informasi (S1).
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Tantangan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan untuk Mendukung Transisi Energi dan Net Zero Emission” pada Kamis (29/1) pukul 09.30–12.00 WIB, bertempat di Meeting Room 1 Lantai 3 Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM. Kuliah diikuti oleh sekitar 100 peserta dari mahasiswa dan sivitas akademika DTETI UGM maupun dari luar DTETI.
Dr. Ir. Suroso Isnandar yang saat ini menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek & Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) hadir sebagai narasumber utama dalam agenda tersebut. Dalam paparannya, Dr. Suroso membahas peran strategis PLN sebagai tulang punggung sistem ketenagalistrikan nasional dalam mengawal transisi energi sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi lebih dari 96 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan, menyoroti arah pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan nasional melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan sekitar 76% berasal dari energi baru terbarukan (EBT) termasuk nuklir dan sistem penyimpanan energi. Selain itu, direncanakan pembangunan jaringan transmisi hingga puluhan ribu kilometer serta penguatan gardu induk guna mendukung integrasi pembangkit EBT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Resilient Nuclear–Renewable Hybrid Energy Systems”. Kuliah ini disampaikan oleh Prof. Hossam Gaber, Distinguished Lecturer IEEE Nuclear & Plasma Sciences Society (NPSS) sekaligus pakar energi dari Ontario Tech University, Kanada. Agenda berlangsung secara hybrid di Ruang S110 DTETI FT UGM dan melalui Zoom, diikuti oleh mahasiswa S1 peserta kuliah Perencanaan Sistem Tenaga Listrik serta beberapa mahasiswa doktor dengan fokus penelitian di bidang Power System. Acara dibuka oleh Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., dosen DTETI UGM sekaligus Kepala Pusat Studi Energi UGM. Dalam sambutannya, Prof. Sarjiya menekankan pentingnya mahasiswa memahami perkembangan energi global dan peluang kontribusi Indonesia dalam transisi energi. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini membuka ruang kolaborasi riset internasional, khususnya dalam pengembangan energi bersih dan teknologi masa depan yang mendukung pencapaian net zero emission.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, UGM bersama Magatrika UGM bekerja sama dengan PT Wärtsilä Indonesia mengadakan workshop mengenai power system pada Jum’at (9/5). Workshop ini bertajuk “Ensuring Grid Reliability in Modern Power Systems” yang diselenggarakan di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) UGM.
Acara ini menghadirkan dua pembicara dari PT Wärtsilä Indonesia—Wiwin Suhendri (Senior Business Development Manager) dan Febron Siregar (Sales Director)—serta sambutan pembuka oleh Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., Guru Besar UGM dalam bidang operasi dan perencanaan sistem tenaga. Kegiatan ini dihadiri oleh para sivitas akademika DTETI yang terdiri dari berbagai jenjang dari Sarjana, Magister, dan Doktor, menjadi ruang diskusi penting bagi para pelaku dan pemikir sistem tenaga nasional dalam menghadapi tantangan transisi energi.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “Critical Thinking & Problem Solving” di Ruang Kuliah E6 pada Jum’at (25/4). Acara ini menghadirkan Trias Nur Rahman, CEO VhiWEB sekaligus alumnus DTETI angkatan 2010. Agenda dimulai pukul 08.00 dan diawali dengan pembukaan oleh Fikri Waskito, S.T., M.Eng. selaku dosen pengampu mata kuliah Studium Generale. Memasuki sesi penyampaian materi, Trias membagikan berbagai wawasan praktis dan reflektif seputar pentingnya berpikir kritis dan menyelesaikan masalah secara sistematis dalam dunia profesional. Ia memperkenalkan sejumlah teknik berpikir kritis seperti 5W1H, Red Flags vs Evidence, Socratic Questioning, Steelmanning, dan Six Thinking Hats. Peserta juga diajak membedakan antara fakta, opini, dan asumsi melalui studi kasus yang kontekstual dan interaktif.