Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM menyelenggarakan agenda Bootcamp TETI dengan tema ๐๐ข๐น๐ช๐ฎ๐ช๐ป๐ฆ ๐๐ฆ๐ค๐ฉ ๐๐บ๐ฏ๐ฆ๐ณ๐จ๐บ, ๐๐ช๐ฐ๐ฏ๐ฆ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฏ๐จ ๐ต๐ฉ๐ฆ ๐๐ถ๐ต๐ถ๐ณ๐ฆ ๐ฐ๐ง ๐๐ฏ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ข๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ. Agenda ini merupakan agenda rutin yang menjadi program tahunan dari Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (KMTETI) FT UGM khususnya Divisi Workshop yang bertujuan menjadi wadah untuk mendukung pengembangan hard skill bagi mahasiswa/i DTETI UGM di luar pembelajaran perkuliahan. Bootcamp TETI hadir untuk memberikan pelatihan secara intensif yang terdiri dari tiga subtopik yaitu Internet of Things (IOT), Mobile Development, dan Artificial Intelligence (AI).
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., Guru Besar DTETI FT UGM sekaligus pakar energi UGM menjadi salah satu panelis dalam dialog di stasiun TV swasta TV One yang mengulas debat cawapres 2024 pada Minggu, (21/01). Pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa adalah tema yang dibahas dalam sesi debat cawapres tersebut.
Terkait dengan tema debat, dari sektor energi Prof. Tumiran menekankan bahwa dalam melakukan pembahasan terkait energi diperlukan adanya keterkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang produktif. Artinya, industri harus bisa menciptakan lapangan kerja yang mencukupi. Selain itu, guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang produktif Prof. Tumiran juga menekankan perlunya optimalisasi sumber daya manusia yang ada untuk mampu berkompetisi. โMudah-mudahan dari para cawapres muncul gagasan-gagasan brilian, bagaimana mengoptimalkan sumber daya manusia di Indonesia untuk mampu berkompetisi. Bangsa yang unggul adalah bangsa yang dapat mentransformasi knowledge dengan skill untuk memberikan nilai tambahโ, ungkap Prof. Tumiran. Berbicara soal transisi energi, Prof. Tumiran juga menjelaskan pentingnya transisi yang dapat menciptakan ekonomi baru dan jangan sampai menimbulkan hutang baru. Dalam realisasinya, Prof. Tumrian berharap di tingkat pengambil keputusan, dalam hal ini politisi, dapat lebih melibatkan para ilmuwan untuk berdiskusi karena para ilmuwan juga memiliki peran yang sangat penting untuk proses pembangunan bangsa.
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) menerima kunjungan dari tim pelaksana program Massachusetts Institute of Technology Regional Entrepreneurship Acceleration Program (MIT-REAP) pada Kamis (18/1). MIT-REAP ini merupakan program kerja sama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek RI), PT Paragon Technology and Innovation, dan Universitas Gadjah Mada.