Program Sarjana Program Studi Teknologi Informasi (PSPSTIF), Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional melalui program double degree dengan Monash University, Australia, pada program Bachelor of Computer Science.
Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari teknologi informasi dan ilmu komputer dalam dua lingkungan akademik yang saling melengkapi. Mahasiswa membangun dasar-dasar keteknikan dan teknologi informasi di UGM, kemudian memperdalam bidang ilmu komputer di Monash University melalui pembelajaran berbasis teori, praktik, proyek, dan pilihan spesialisasi. Program ini dimulai pada tahun 2025 dengan dua partisipan mahasiswa DTETI, Raditya Parama Wardhana dan Sadira Prathama, keduanya mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Teknologi Informasi.
Double degree adalah skema pendidikan yang memungkinkan mahasiswa menempuh satu rencana studi terpadu pada dua universitas mitra. Setelah menyelesaikan seluruh persyaratan akademik dan administratif dari kedua universitas, mahasiswa memperoleh dua gelar yang diterbitkan secara terpisah oleh masing-masing institusi.
Lulusan program double degree PSPSTIF UGM–Monash University akan memperoleh:
– Sarjana Teknik (S.T.) dari Universitas Gadjah Mada; dan
– Bachelor of Computer Science dari Monash University.
Dengan demikian, program ini berbeda dari pertukaran mahasiswa biasa. Pada program pertukaran, mahasiswa umumnya tetap memperoleh satu gelar dari universitas asal, sedangkan pada program double degree mahasiswa harus memenuhi ketentuan kelulusan kedua universitas untuk mendapatkan dua gelar.
Program dirancang untuk diselesaikan dalam waktu normal empat tahun atau delapan semester, dengan pembagian masa studi antara Indonesia dan Australia.
Pada pola studi yang direncanakan, mahasiswa menjalani tiga semester pertama di UGM, melanjutkan empat semester di Monash University pada semester 4–7, lalu kembali ke UGM untuk menyelesaikan kewajiban akhir pada semester 8. Susunan semester dapat disesuaikan berdasarkan kalender akademik, pemenuhan prasyarat, dan rencana studi mahasiswa.
Beban studi penuh di Monash umumnya terdiri atas empat unit per semester. Setiap unit standar bernilai 6 Monash credit points, sehingga mahasiswa mengambil 24 credit points per semester dan 96 credit points selama empat semester.
Perlu diperhatikan bahwa Monash credit points dan SKS UGM merupakan dua sistem kredit yang berbeda. Angka kredit keduanya tidak dikonversi secara langsung. Dalam rancangan program, studi penuh selama empat semester di Monash dapat dipetakan hingga 80 SKS PSPSTIF, sedangkan sisa beban untuk memenuhi minimum 144 SKS gelar Sarjana Teknik dipenuhi melalui kurikulum UGM. Komposisi akhirnya tetap mengikuti Learning Agreement dan keputusan akademik PSPSTIF.
Sebelum berangkat ke Australia, mahasiswa menyusun Learning Agreement bersama dosen pembimbing akademik dan pengelola PSPSTIF/IUP. Dokumen ini memuat mata kuliah yang akan diambil di Monash serta rencana pengakuannya dalam Kurikulum PSPSTIF.
Konversi dilakukan melalui tahapan berikut:
1. Penyusunan rencana studi
Mahasiswa memilih unit Monash yang sesuai dengan struktur Bachelor of Computer Science, prasyarat akademik, serta mata kuliah PSPSTIF yang masih harus dipenuhi.
2. Pemetaan capaian pembelajaran
Setiap unit Monash dibandingkan dengan mata kuliah PSPSTIF berdasarkan capaian pembelajaran, materi, tingkat kedalaman, beban belajar, metode penilaian, dan hasil proyek—bukan hanya berdasarkan kemiripan nama mata kuliah.
3. Penetapan konversi awal
Unit yang memiliki kesetaraan kuat dapat dipetakan ke mata kuliah wajib atau pilihan PSPSTIF. Beban studi yang relevan tetapi tidak memiliki padanan langsung dapat diusulkan sebagai mata kuliah **Exchange Experience** atau bentuk rekognisi lain sesuai ketentuan program studi.
4. Pencegahan pengakuan ganda
Mata kuliah yang sudah pernah ditempuh dan diakui di UGM tidak dapat memperoleh kredit kembali dari unit Monash. Unit yang tercatat sebagai exempted atau advanced standing di Monash juga tidak otomatis dapat ditransfer kembali ke UGM.
5. Finalisasi setelah studi
Konversi ditetapkan setelah mahasiswa lulus unit terkait dan menyerahkan transkrip resmi Monash beserta dokumen pendukung yang diperlukan. Untuk mata kuliah proyek, program studi dapat meminta laporan, dokumentasi, presentasi, atau bukti kontribusi individual.
Mekanisme ini memastikan bahwa pengakuan kredit tetap menjaga capaian pembelajaran dan mutu lulusan PSPSTIF, sekaligus memberi ruang bagi mahasiswa untuk memanfaatkan kekuatan akademik Monash University.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengejar dua gelar. Mereka juga memperoleh pengalaman belajar dalam sistem pendidikan internasional, bekerja dalam tim multikultural, memperluas jejaring global, dan mengembangkan kemampuan adaptasi serta komunikasi profesional.
Bachelor of Computer Science Monash University mencakup fondasi komputasi, algoritma dan struktur data, basis data, teori komputasi, pengembangan perangkat lunak, analitik data, keamanan siber, serta proyek ilmu komputer. Pilihan unit dan spesialisasi disusun melalui konsultasi akademik agar mendukung penyelesaian kedua kurikulum secara efektif.
Program double degree PSPSTIF UGM–Monash University merupakan pilihan bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pendidikan teknologi informasi berstandar global tanpa meninggalkan fondasi keteknikan dan nilai-nilai pendidikan UGM. Dengan perencanaan studi yang matang, mahasiswa dapat menyelesaikan dua gelar dalam satu jalur akademik terpadu dan mempersiapkan diri untuk berkarier maupun melanjutkan studi di tingkat internasional.
Catatan: Struktur kredit, daftar mata kuliah, kalender studi, persyaratan masuk, biaya, dan mekanisme konversi dapat berubah mengikuti perjanjian kerja sama serta peraturan akademik UGM dan Monash University yang berlaku untuk setiap angkatan.
teti@ugm.ac.id
+62 (274) 552305