Alumni
Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

DTETI FT UGM kembali adakan Kuliah Kapita Selekta dengan Topik Kebijakan Energi Nasional


Jum’at (11/05/18) Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada kembali mengadakan kuliah wajib Kapita Selekta dengan topik Kebijakan Energi Nasional. Pada kesempatan tersebut kuliah disampaikan oleh Ahmad Yuniarto , Beliau adalah mantan CEO Schlumberger yang juga merupakan alumni Teknik Elektro UGM angkatan 1986. Beliau juga merupakan pendiri Biru Peduli Foundation. Kuliah yang diadakan di Ruang Kuliah E6 DTETI tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh kurang lebih 200 mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi serta dihadiri pula 2 mahasiswa dari Departemen lain yaitu mahasiswa Teknik Geologi.


Kuliah diawali dengan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai Rencana Umum Kebijakan Nasional yang tertuang dalam kebijakan tentang energi di Indonesia dalam beberapa Undang-Undang. Selain membahas mengenai Undang-Undang, dijelaskan pula pentingnya PP atau Perpres yang juga penting untuk dipelajari karena Undang-Undang tidak akan bisa berjalan tanpa adanya kedua hal tersebut. Bapak Ahmad Yuniarto dalam menyampaikan kuliahnya juga mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi dalam survei dengan aplikasi online dimana mahasiswa harus menjawab beberapa pertanyaan terakit kebijakan energi nasional dalam survei tersebut. Pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian didiskusikan satu persatu bersama mahasiswa.


Beberapa masalah utama energi di Indonesia disebutkanoleh Bapak Ahmad Yuniarto yaitu sumber energi primer yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat Indonesia karena sebagian besar masih dikelola sebagai komoditas penghasil sumber keuangan Negara, sumber energy fosil yang semakin berkurang dan tidak terbarukan, tidak meratanya supply eneri karena tiodak semua masyarakat di seluruh pelosok negeri ini memiliki akses, infrastruktur yang masih kurang, dan beberapa masalah lainnya yang tentunya hal ini juga menjadi “PR” bagi mahasiswa kedepannya sebagai generasi penerus kemajuan Bangsa Indonesia. Pada sesi kedua Bapak Ahmad Yuniarto membagi mahasiswa menjadi 5 kelompok untuk mendiskusikan beberapa topik yaitu minyak, gas, batubara, energi terbarukan, dan RUPTL. Setelah berdiskusi selama lebih kurang 30 menit masing-masing kelompok kemudian diminta mempresentasikan hasil diskusinya dan mendiskusikannya dengan seluruh peserta kuliah. Hal ini supaya mahasiswa dapat berlatih metode belajar mandiri dan saling membagi ilmu secara mandiri kepada sesama mahasiswa.